Maybe, it was self-inflicted. Maybe, I shouldn’t confess at all?
But there’s always this barrier between us, and I am the kind that loves open and honest relationships. That giant elephant in the room will always be there. I am the kind who likes to point out “hey, there’s a giant elephant there. What are we going to do about it?”
Because sometimes the other person wants to talk about it too.
Both want to say their part, share what they feel and think.
The problem comes in choosing the right and kindest words.
The problem comes in making our points across.
The problem comes in having to accept what we hear.
Because words, could cut deeper than knives. Words, will always stay with you.
And maybe both didn’t handle it quite well. The emotional me took over last month. I was shaken and terrified at how much it could hurt me more. So I decided to be firm, saying I should confess.
I am sorry if it hurts you and makes you angry or making you pissed off.
Truth is, this has hurt me longer, longer than it should. Unintentionally, you have hurt me by your status. And to be honest, it does takes a lot of courage for me to write and click a SEND. Seeing how we have never known each other quite well, except what you read from my blog.
I never hated you.You’ve been kind to me, in the one year that we have been talking after my IB. But for now, I am still asking for strength to forget anything you-related. I always tried to put it aside. Truth is, that moment has cut me so deep. And truth is, my feelings is not a joke and that e-mail is sincere deep from my heart. That’s why it hurts when you said “ingatkan confession ni zaman sekolah rendah je.”
But it’s not your fault. You never knew that side of me that is insecure. I never thought much about this thing, until that moment happened. And I always feel small, compared to her (whoever wins your heart)
But I always remind myself, everyone has been allocated their rezeki or jodoh by Him.
——
I found myself lost yesterday. I couldn’t relate this back to Him. To me, this is quite petty and could be prevented, and I should not feel hurt about this. To me, it is easier to go to Him when I lose someone, fail at something, when the reasons are more legit rather than what happened yesterday. When I am in the process of purification of the heart, and it hurts to stay strong and patient at times. With that kind of pain, I know who to turn to; Allah the Almighty. And I know that’s a legit reason to turn to Him.
But then I realized, I felt far from You when this happened because I could not relate this back to You. Relating everything back to You has always kept me calm and grounded. Relating everything back to You reminds me that there’s a big lesson You want me to learn. And I honestly, I couldn’t find the reasons for this to happen.
I was so far from You that when dear friends included You in the conversations asking me to stay strong, I felt angry and annoyed. Angry and annoyed because I couldn’t see past anything, I couldn’t see You.
The greatest wonder is relating everything back to You.
And I’m finding my way back to You. I am calmer today. You test me with a lot of things; things that are closest to my heart. No matter how small it may seem to appear, it has hurt me. And I am embarrassed to turn to You because it may even be self-inflicted; I caused myself to hurt.
Now, how do I relate this back to You when it is self-inflicted, when it is petty, when it should not even happened in the first place?
How, when I am on the verge of hating my own guts?
I had to remind myself of Your mercy; if I lose hope in Your mercy, what am I, flawed as I am, going to depend on to get through the day?
Reflecting upon everything that happened, the biggest lesson I learnt is, no matter what I do, what I see, what happens, I have to relate everything back to Him. As petty as some things are, when it hurts, it hurts. Maybe Allah wants to see how am I going to handle self-inflicted pain. Am I going to depend on myself or on Him to pick myself back up? Am I going to lose hope when I couldn’t pick myself back up?
“Losing hope when a slippage occurs is a sign of relying too much on one’s own deeds.” – Ibn Ataillah
Astaghfirullah.
And all I am asking for is strength. Strength to forgive and forget, strength to hold on to You no matter what happens, strength to trust You with everything, strength to overcome the emotional side of me, strength to accept everything with an open heart, strength to let go of things that hurt me, strength to relate everything back to You, strength to stay patient with own self when she is about to give up on herself, strength to have a clearer mind, strength to have You in my heart, strength to see the good in everyone, strength to be a better Muslim.
Maybe this is a test to see who do I rely on; myself or You. Because no matter what happens, strength comes from You. No matter how petty things are, only You could help my heart sees clearly and verily, everything comes from You.
December 26, 2013
Please
Please don't find me.
As if you have the 'keinginan' to find me.
Because everytime I saw my visitor stats from your country, my heart fluttered and that just making it worst.
As if you have the 'keinginan' to find me.
Because everytime I saw my visitor stats from your country, my heart fluttered and that just making it worst.
December 15, 2013
Result
PCI sebagai persatuan mahasiswa, kita nakkan pimpinan yang boleh bawa isu2 mahasiswa sebaris dengan persatuan2 mahasiswa lain,bukan sekadar bincang ikhtilat ana enti.
Kita kena berani buat perubahan, kalau tidak PCI mungkin hanya sekadar jadi persatuan mcm kelab2 di sekolah menengah.
Kita kena berani buat perubahan, kalau tidak PCI mungkin hanya sekadar jadi persatuan mcm kelab2 di sekolah menengah.
Tahniah kepada yang menang,yang kalah tu anda dah menang sebenarnya apabila berani masuk bertanding!
December 12, 2013
Pilihanraya
Bahang pilihanraya kampus
kian terasa,.saya melihat wujud persaingan yang sihat dan menarik
antara sekalian calon...namun sy agak kecewa melihat pola pemilihan dan
kecenderungan pemilihan yang saya sifatkan, agak ketinggalan zaman. Jauh
ketinggalan berbanding pilihanraya kampus di malaysia. Pengundi di
iskandariah kelihatan lebih cenderung memilih berdasarkan track record
dan pencapaian lepas calon yang
bertanding. Saya berpendapat, pada kali ini tiada salahnya kita memberi
laluan kepada muka baru, agar PCI terus kekal relevan dan tidak
mengalami ketandusan idea dalam mengembangkan bakat dan kepimpinan
mahasiswa iskandariah.
Seperkara lagi, saya rasa cukuplah kita mengukur keupayaan seseorang berdasarkan ana-enta nya, berdasarkan serban-jubah nya, tapi marilah kita mengundi berdasarkan kekuatan manifesto yang dibawa oleh calon yang bertanding.Mari sama-sama kita tolak calon yang datang dengan idea lapuk yang diplagiat dari senior-senior dahulu, seandainya kita melihat mereka tiada kekuatan untuk melaksanakan tanggungjawab dan janji yang mereka taburkan
Janganlah kita mencipta sebuah Perubatan Cawangan Iskandariah yg dipimpin oleh mereka2 yg bodoh tetapi popular...
Seperkara lagi, saya rasa cukuplah kita mengukur keupayaan seseorang berdasarkan ana-enta nya, berdasarkan serban-jubah nya, tapi marilah kita mengundi berdasarkan kekuatan manifesto yang dibawa oleh calon yang bertanding.Mari sama-sama kita tolak calon yang datang dengan idea lapuk yang diplagiat dari senior-senior dahulu, seandainya kita melihat mereka tiada kekuatan untuk melaksanakan tanggungjawab dan janji yang mereka taburkan
Janganlah kita mencipta sebuah Perubatan Cawangan Iskandariah yg dipimpin oleh mereka2 yg bodoh tetapi popular...
December 11, 2013
Hmmm
PCI, khalwat dan ganja...
Dalam pilihanraya ini, betapa aku impikan agar PCI berhenti menjadi sebuah badan elitis. Sebuah badan yang berslogankan tarbiah kepada mereka yang berjubah, melaungkan kebersamaan bagi mereka yang berpangkat, mengishtiharkan perpaduan dalam kalangan mereka yang sudahpun duduk semeja.
Mereka yang mentadbir penggal ini, aku harapkan bukanlah dari kalangan mereka yang jalannya di atas awan, tidak menyedari bumi rosak yang seharusnya mereka injak.
Aku mengharapkan, saf kepimpinan PCI penggal ini, sedar bahawa mengadakan ceramah agama tentang ikhtilat, tidak akan langsung mentarbiah mereka yang baring sekamar dengan perempuan.
Aku megharapkan barisan PCI ini, sedar betapa menjadi-jadinya dunia ganja yang menjadi mainan mereka yang terpinggir saban hari.
Aku memohon agar PCI berhenti berkhayal, agar mereka sedar bahawa ruang tarbiah dan tanggungjawab mereka bukan hanya pada yang solat di saf sebelah, bukan hanya pada mereka yang sama-sama menelaah.
Kadang aku tertanya, di mana JAKSI?...oh..aku lupa, mereka sibuk menangkap ikhwah yang ke rumah akhwat kerana membaca Yaasin.
Apakah kalian takut bertindak?..maka gugurkan sahaja serban besar dan jubah labuh kalian.
Apakah ayat-ayat suci yang kalian sering hamburkan sekadar menjadi pemanis bibir dalam menangkap hati akhawat yang berpurdah?
Dalam pilihanraya ini, betapa aku impikan agar PCI berhenti menjadi sebuah badan elitis. Sebuah badan yang berslogankan tarbiah kepada mereka yang berjubah, melaungkan kebersamaan bagi mereka yang berpangkat, mengishtiharkan perpaduan dalam kalangan mereka yang sudahpun duduk semeja.
Mereka yang mentadbir penggal ini, aku harapkan bukanlah dari kalangan mereka yang jalannya di atas awan, tidak menyedari bumi rosak yang seharusnya mereka injak.
Aku mengharapkan, saf kepimpinan PCI penggal ini, sedar bahawa mengadakan ceramah agama tentang ikhtilat, tidak akan langsung mentarbiah mereka yang baring sekamar dengan perempuan.
Aku megharapkan barisan PCI ini, sedar betapa menjadi-jadinya dunia ganja yang menjadi mainan mereka yang terpinggir saban hari.
Aku memohon agar PCI berhenti berkhayal, agar mereka sedar bahawa ruang tarbiah dan tanggungjawab mereka bukan hanya pada yang solat di saf sebelah, bukan hanya pada mereka yang sama-sama menelaah.
Kadang aku tertanya, di mana JAKSI?...oh..aku lupa, mereka sibuk menangkap ikhwah yang ke rumah akhwat kerana membaca Yaasin.
Apakah kalian takut bertindak?..maka gugurkan sahaja serban besar dan jubah labuh kalian.
Apakah ayat-ayat suci yang kalian sering hamburkan sekadar menjadi pemanis bibir dalam menangkap hati akhawat yang berpurdah?
December 10, 2013
December 7, 2013
December 6, 2013
December 4, 2013
Orang tak nak tolong kita
Baru je mintak bantuan ikhwah sebatch, untuk deal sikit la dengan orang Arab.
Aku kecewa dengan respons yang diberikan, yakni menolak permintaan untuk bantuan pertolongan.
Speechless, kecil hati, ye. Geram? Ada sikit.
Tapi mungkin dia lelaki, jadi tak sedar ayat yang dia guna tu sentap gila.
Atau mungkin aku terlalu mengharap.
Mengharap pertolongan orang, sangat.
Mungkin juga sebelum ni, aku pernah tidak bersungguh atau pernah menolak pertolongan orang. Dan Allah nak tegur.
Nak tunggu masa je menangis dengan dosa yang aku tanggung ni.
Aku kecewa dengan respons yang diberikan, yakni menolak permintaan untuk bantuan pertolongan.
Speechless, kecil hati, ye. Geram? Ada sikit.
Tapi mungkin dia lelaki, jadi tak sedar ayat yang dia guna tu sentap gila.
Atau mungkin aku terlalu mengharap.
Mengharap pertolongan orang, sangat.
Mungkin juga sebelum ni, aku pernah tidak bersungguh atau pernah menolak pertolongan orang. Dan Allah nak tegur.
Nak tunggu masa je menangis dengan dosa yang aku tanggung ni.
December 2, 2013
Si masa depan
Si masa depan, adalah satu watak yang aku pernah cipta dalam blog ni. Watak ini telah menjadi inspirasi untuk entri-entri terdahulu.
Ada yang berteka-teki, si masa depan adalah kekasih aku, cinta gelap aku. Tapi sekarang, watak 'masa depan' dalam blog aku seolah-olah makin pudar. Kerana aku merasakan hati aku makin hari makin redha. Walaupun lamanya telah aku pendam rasa.
Kenapa aku letak kata nama 'masa depan', bukan sesuatu yang zahir - kumbang, bintang, jantung hati atau lilin?
Ini semua inspirasi dari Beautiful Life.
Aku suka satu babak dalam drama itu. Dimana Kimu Taku minum pagi, duduk lepak-lepak dengan awek dia, berbincang tentang persekitaran rumah dan impian masing-masing. Duduk, sambil minum kopi. Tawa, gelak riang. Perempuan itu sakit, kaki dia cacat, tak boleh jalan. Sepanjang hidup kena pakai kerusi roda. Kerja sebagai pustakawan, Kimu Taku adalah designer rambut.
Perempuan itu pun tanya impian lelaki itu:
Kimu Taku hidupkan sebatang rokok. Lepas itu dia cakap, "Aku nak ada sebuah salon gunting rambut. Ada meja, ada cermin dan ada pintu." Dia cakap dengan menggunakan tangan. Perempuan itu tambah cerita, yang dia nak letak loceng kat pintu, bila orang datang akan ada bunyi 'Tarereng,'.
Kimu Taku, duduk merenung panjang. Lepas itu dia bangun, cari kertas dan pensil.
Dia lukis impian dia, berdasarkan perbincangan tadi. Ada meja, ada cermin dan ada kerusi. Lepas itu dia lukis pintu, ada loceng. Lepas itu satu sudut, dia lukis satu rak yang penuh dengan buku. Ada lukisan manusia berambut panjang, lukisan itu sangatlah buruk.
Perempuan itu tanya, "Eh ini apa?"
Lelaki itu jawab...
"Ini masa depan."
Dia sambung...
"Nanti masa saya potong rambut pelanggan, kamu nanti baca buku kat meja ini tunggu saya habis kerja."
Perempuan itu, terharu giler sebab dia dah tahu, dia berada dalam masa depan, impian dan perancangan lelaki itu.
Penuh drama, bukan?
'Si masa depan' adalah seorang lelaki. Itulah kali pertama, aku memandang seorang lelaki bukan semata-mata peneman ke wayang, makan malam, pergi kedai buku. Sejak itu juga, aku merasakan betapa pentingnya lelaki dalam episod kehidupan aku seterusnya, yakni di kala masa depan.
Cuma, kena fahami, bahawa masa depan itu tidak pasti.
Macam drama Beautiful Life, perempuan itu mati sebab masalah kesihatan, tapi impian lelaki itu masih hidup, cuma tanpa 'masa depan' yang dirancangkan.
'Si masa depan' boleh berubah, sebab itu ketentuan-Nya, kita cuma merancang.
Ada yang berteka-teki, si masa depan adalah kekasih aku, cinta gelap aku. Tapi sekarang, watak 'masa depan' dalam blog aku seolah-olah makin pudar. Kerana aku merasakan hati aku makin hari makin redha. Walaupun lamanya telah aku pendam rasa.
Kenapa aku letak kata nama 'masa depan', bukan sesuatu yang zahir - kumbang, bintang, jantung hati atau lilin?
Ini semua inspirasi dari Beautiful Life.
Aku suka satu babak dalam drama itu. Dimana Kimu Taku minum pagi, duduk lepak-lepak dengan awek dia, berbincang tentang persekitaran rumah dan impian masing-masing. Duduk, sambil minum kopi. Tawa, gelak riang. Perempuan itu sakit, kaki dia cacat, tak boleh jalan. Sepanjang hidup kena pakai kerusi roda. Kerja sebagai pustakawan, Kimu Taku adalah designer rambut.
Perempuan itu pun tanya impian lelaki itu:
Kimu Taku hidupkan sebatang rokok. Lepas itu dia cakap, "Aku nak ada sebuah salon gunting rambut. Ada meja, ada cermin dan ada pintu." Dia cakap dengan menggunakan tangan. Perempuan itu tambah cerita, yang dia nak letak loceng kat pintu, bila orang datang akan ada bunyi 'Tarereng,'.
Kimu Taku, duduk merenung panjang. Lepas itu dia bangun, cari kertas dan pensil.
Dia lukis impian dia, berdasarkan perbincangan tadi. Ada meja, ada cermin dan ada kerusi. Lepas itu dia lukis pintu, ada loceng. Lepas itu satu sudut, dia lukis satu rak yang penuh dengan buku. Ada lukisan manusia berambut panjang, lukisan itu sangatlah buruk.
Perempuan itu tanya, "Eh ini apa?"
Lelaki itu jawab...
"Ini masa depan."
Dia sambung...
"Nanti masa saya potong rambut pelanggan, kamu nanti baca buku kat meja ini tunggu saya habis kerja."
Perempuan itu, terharu giler sebab dia dah tahu, dia berada dalam masa depan, impian dan perancangan lelaki itu.
Penuh drama, bukan?
'Si masa depan' adalah seorang lelaki. Itulah kali pertama, aku memandang seorang lelaki bukan semata-mata peneman ke wayang, makan malam, pergi kedai buku. Sejak itu juga, aku merasakan betapa pentingnya lelaki dalam episod kehidupan aku seterusnya, yakni di kala masa depan.
Cuma, kena fahami, bahawa masa depan itu tidak pasti.
Macam drama Beautiful Life, perempuan itu mati sebab masalah kesihatan, tapi impian lelaki itu masih hidup, cuma tanpa 'masa depan' yang dirancangkan.
'Si masa depan' boleh berubah, sebab itu ketentuan-Nya, kita cuma merancang.
Dan mungkin aku masih harus untuk berdoa.
Wallahualam.
1 December 2013.
10.16 malam.
Iskandariah. Sejuk.
November 25, 2013
I swim
How do you know that you can't swim before you put your feet in the cold
water, soak up, attempt to float and flap those limbs? You don't. It's
just an excuse not to try. Similarly, I give excuses to medicine. I
pampered myself and allowed myself to not do well just because I don't
want to get soaked, cold and tired because medicine at times is
soaking, cold and tiring - until one day, I realise that those who don't
swim are stuck on the same spot, won't get to the other side and won't
see with their own eyes what they could be missing.
I've spent the first two years making excuses, and I'm glad to still have another four years to go, hopefully to grow a fin.
I've spent the first two years making excuses, and I'm glad to still have another four years to go, hopefully to grow a fin.
p/s: Hoping for the best for my endocrine results. Felt so doomed after went out from the exam hall. And I hate the new sitting placement. So not convenient for a short person like me.
November 23, 2013
Langit mendung, perlu cerah
Sesuatu hasil memerlukan pengorbanan. Mudah, bukan.
Bagaimana nilai pengorbanan itu adalah ukuran samada kita takut untuk berubah atau titik tolak kearah lain yang lebih mencabar.
Puitis sangat ayat pun, bukan orang yang baca ini faham.
Aku terlalu banyak berfikir. Benda yang ringkas, aku gemar melalui jalan yang sukar. Padahnya, aku sendiri yang ambil risiko sedemikian. Risiko aku tanggung kadangkala tak dapat diluahkan. Itu lah kadang-kadang aku yang dipersalahkan.
OK. Bagi aku 5 minit hirup teh hijau.
Bila kita berada dikawasan keramaian pasti akan melihat 1001 ragam manusia. Dari seribu itu, pasti ada 2-3 yang dilihat akan menggamit jiwa dan meruntun perasaan.
Minggu lepas balik dari kuliah lepas aku telah bertemu dengan kejadian orang tua kena serangan asma/sakit jantung depan mata aku, depan aku dalam keadaan duduk menadah tangan doa sambil dipimpin dan ditolong oleh orang sekeliling.
Pernah dibaling botol dan batu oleh pengemis dek kerana kami enggan memberi wang kepadanya. Hmm.
Bila cerita soal hati pula, mengenai 'keterbukaan hati' aku yang cuba untuk dibuka, aku rasa menemui kegagalan. Gagal. Seolah-olah aku masih tak boleh menerima lagi ketukan hati oleh manusia lain.
Seriyes, gagal!
Andaikata aku terus gagal untuk 3 bulan mendatang, rasanya aku perlu menulis cerpen. Ditemani secawan kopi, cawan itu perlu ada logo coffee bean, sebatang pensil mekanikal PILOT dan sebuah laptop jenama Apple.
Bagaimana nilai pengorbanan itu adalah ukuran samada kita takut untuk berubah atau titik tolak kearah lain yang lebih mencabar.
Puitis sangat ayat pun, bukan orang yang baca ini faham.
Aku terlalu banyak berfikir. Benda yang ringkas, aku gemar melalui jalan yang sukar. Padahnya, aku sendiri yang ambil risiko sedemikian. Risiko aku tanggung kadangkala tak dapat diluahkan. Itu lah kadang-kadang aku yang dipersalahkan.
OK. Bagi aku 5 minit hirup teh hijau.
Bila kita berada dikawasan keramaian pasti akan melihat 1001 ragam manusia. Dari seribu itu, pasti ada 2-3 yang dilihat akan menggamit jiwa dan meruntun perasaan.
Minggu lepas balik dari kuliah lepas aku telah bertemu dengan kejadian orang tua kena serangan asma/sakit jantung depan mata aku, depan aku dalam keadaan duduk menadah tangan doa sambil dipimpin dan ditolong oleh orang sekeliling.
Pernah dibaling botol dan batu oleh pengemis dek kerana kami enggan memberi wang kepadanya. Hmm.
Bila cerita soal hati pula, mengenai 'keterbukaan hati' aku yang cuba untuk dibuka, aku rasa menemui kegagalan. Gagal. Seolah-olah aku masih tak boleh menerima lagi ketukan hati oleh manusia lain.
Seriyes, gagal!
Andaikata aku terus gagal untuk 3 bulan mendatang, rasanya aku perlu menulis cerpen. Ditemani secawan kopi, cawan itu perlu ada logo coffee bean, sebatang pensil mekanikal PILOT dan sebuah laptop jenama Apple.
PS: Bersedia untuk mengurangkan reticular activity system-tidur
PSS: Padahal ada periksa Ahad ni, kenapa aku punya banyak masa untuk mengepost di sini.
November 22, 2013
Tanpa komitmen
Sebenarnya, cinta bukanlah fizik semata-mata.
Tapi gabungan semua ilmu.
Setiap hari semasa makan malam bersama teman serumah, akan terbuka semua cerita tentang hati - suka, lara, duka dan manis. Rupanya dalam kekayaan ada kemiskinan, dalam sedap ada masamnya. Dalam daging ada duri.
Tapi dalam benci, ada... (sila sambung).
Gedik-kan aku berkata begini?
Semua orang boleh menyampah.
.notakaki: Entah sampai ke tidak surat tu. Selamat malam.
Tapi gabungan semua ilmu.
Setiap hari semasa makan malam bersama teman serumah, akan terbuka semua cerita tentang hati - suka, lara, duka dan manis. Rupanya dalam kekayaan ada kemiskinan, dalam sedap ada masamnya. Dalam daging ada duri.
Tapi dalam benci, ada... (sila sambung).
Gedik-kan aku berkata begini?
Semua orang boleh menyampah.
.notakaki: Entah sampai ke tidak surat tu. Selamat malam.
November 21, 2013
Lempang diri sendiri, untuk rasa terngadah.
Tidak mahu berkata banyak.
Setelah satu statement aku dengari dari satu pihak, semalam , hidup aku seolah-olah menjadi gelap. Akhirnya, umpama lempangan seorang jeneral sebatalion askar sudah melempang muka. Adakah akan berakhir perasaan ini setelah sekian lamanya bersarang di hati?
Membuatkan aku tersedar, bahawa hidup ini bukan keseorangan. Maut itu ditangan Tuhan, juga begitulah jodoh, qada dan qadar. Keluarga, kekasih dan diri sendiri.
Malam ini sangatlah suram. Sesuram rasa hati.
Entah kenapa walaupun dingin malam terasa menusuk sampai ke tulang, aku mampu lagi bertahan dengan kipas ni.
Merayau-rayau di alam maya, mencari ilmiah dan rasa, meredakan lelah seharian.
Terjumpa sebuah syair atau poem English, lirikan seorang perempuan mengenai kehilangan seseorang yang pernah menjadi sebahagian hidupnya. Setiap cerita aku baca, masuk dalam hati aku. Semacam sekali lagi, mengetuk hati aku - jangan mensia-siakan insan dikelilingiku. Menanggah minda supaya menerima takdir qada dan qadar untukku.
Oh, tuhan. Aku memohon kekuatan untuk yang satu itu.
Setelah satu statement aku dengari dari satu pihak, semalam , hidup aku seolah-olah menjadi gelap. Akhirnya, umpama lempangan seorang jeneral sebatalion askar sudah melempang muka. Adakah akan berakhir perasaan ini setelah sekian lamanya bersarang di hati?
Membuatkan aku tersedar, bahawa hidup ini bukan keseorangan. Maut itu ditangan Tuhan, juga begitulah jodoh, qada dan qadar. Keluarga, kekasih dan diri sendiri.
Malam ini sangatlah suram. Sesuram rasa hati.
Entah kenapa walaupun dingin malam terasa menusuk sampai ke tulang, aku mampu lagi bertahan dengan kipas ni.
Merayau-rayau di alam maya, mencari ilmiah dan rasa, meredakan lelah seharian.
Terjumpa sebuah syair atau poem English, lirikan seorang perempuan mengenai kehilangan seseorang yang pernah menjadi sebahagian hidupnya. Setiap cerita aku baca, masuk dalam hati aku. Semacam sekali lagi, mengetuk hati aku - jangan mensia-siakan insan dikelilingiku. Menanggah minda supaya menerima takdir qada dan qadar untukku.
Oh, tuhan. Aku memohon kekuatan untuk yang satu itu.
Aku cakap memang pandai
Tukang tilik, sebenarnya tak reti meramal masa depan sendiri.
Begitu juga dengan doktor, belum tentu dia tahu dia sedang berpenyakit melainkan dia suruh doktor lain periksa kesihatan dia.
Apa-apa pun yang berlaku, hiduplah dengan rasa tahap kesyukuran yang tinggi.
Makan apa yang mampu.
Bermimpi apa yang pasti.
Memberi tanpa menagih ganjaran.
Melihat apa yang terbatas.
Menerima apa yang seadanya.
Paling penting...
Bercinta tanpa berharap dicintai.
Kalau kita ada tahap kesyukuran yang tinggi, tak ada tekanan langsung dalam hidup.
Hidup tanpa gelora, mati tanpa sakit hati.
Begitu juga dengan doktor, belum tentu dia tahu dia sedang berpenyakit melainkan dia suruh doktor lain periksa kesihatan dia.
Apa-apa pun yang berlaku, hiduplah dengan rasa tahap kesyukuran yang tinggi.
Makan apa yang mampu.
Bermimpi apa yang pasti.
Memberi tanpa menagih ganjaran.
Melihat apa yang terbatas.
Menerima apa yang seadanya.
Paling penting...
Bercinta tanpa berharap dicintai.
Kalau kita ada tahap kesyukuran yang tinggi, tak ada tekanan langsung dalam hidup.
Hidup tanpa gelora, mati tanpa sakit hati.
November 19, 2013
TOK
Assalamualaikum and hello!
Liyana send me her copy of EE today and just done reading it. haha.
Her research question is:
Her research question is:
Has the writer managed to convey his messages through the use of nature symbolism in the song Fireflies by Owl City?
How time flies. Huhu. I kinda miss this EE thing. My research was on gold market last time and I choosed to be under Pn Sarina, my economy lecturer.
You know what, I somehow I wish to go back to IB and have some wonderful life thinking and arguing how things work and have diff perspectives of things in life. Especially in TOK class. Pretty much explains why i love Pn Hindon's and Pak Lan's lessons so much.
In our TOK classes back then, Pn Hindon always encouraged us to think, create ideas, give your opinions, discuss. Discuss more so they can lead you to more questions. Jadi otak macam berkembang. Macam it helps you to broaden your thinking skills.
But isn't this the beauty of TOK? There really isn't just a right or wrong conclusion to discussions. There's a process, and that's what TOK is about.
Something I copied from Najib's status:
"debating is no longer about searching the truth, when people just want to listen what they want to listen, and get so emotional when others disagree. Avoid provocation, practice discussion "
I do really agree with this statement. Dalam ayat di atas, ada beberapa element TOK yang kita boleh nampak? Siapa boleh extract? Hihi :)
Because this reminds me of TOK a lot. TOK also makes me realize that we need to see things in different ways and angles that broaden our horizon and widen our opinions. TOK also had taught me on the importance to except people's say as well. I do feel very enthusiastic when it comes to TOK as you need to brainstorm ideas, examples and stuffs. It will certainly use our brain to the fullest !
p/s: What a pleasant morning it is. Senyum (:
How time flies. Huhu. I kinda miss this EE thing. My research was on gold market last time and I choosed to be under Pn Sarina, my economy lecturer.
You know what, I somehow I wish to go back to IB and have some wonderful life thinking and arguing how things work and have diff perspectives of things in life. Especially in TOK class. Pretty much explains why i love Pn Hindon's and Pak Lan's lessons so much.
In our TOK classes back then, Pn Hindon always encouraged us to think, create ideas, give your opinions, discuss. Discuss more so they can lead you to more questions. Jadi otak macam berkembang. Macam it helps you to broaden your thinking skills.
But isn't this the beauty of TOK? There really isn't just a right or wrong conclusion to discussions. There's a process, and that's what TOK is about.
Something I copied from Najib's status:
"debating is no longer about searching the truth, when people just want to listen what they want to listen, and get so emotional when others disagree. Avoid provocation, practice discussion "
I do really agree with this statement. Dalam ayat di atas, ada beberapa element TOK yang kita boleh nampak? Siapa boleh extract? Hihi :)
Because this reminds me of TOK a lot. TOK also makes me realize that we need to see things in different ways and angles that broaden our horizon and widen our opinions. TOK also had taught me on the importance to except people's say as well. I do feel very enthusiastic when it comes to TOK as you need to brainstorm ideas, examples and stuffs. It will certainly use our brain to the fullest !
p/s: What a pleasant morning it is. Senyum (:
November 18, 2013
Health
we are often lulled into the thought that we don't have to take measures to be healthy until we're well...in the 30s. youth gives us the invincibility that we can somehow, make a complete overhaul when the time comes. it doesn't happen that way. good habits especially take time adjusting into. this is a slow ongoing process i hope to inculcate in myself. i want to have a healthy fit body and still be energetic when i'm much older.
there's so many things to do in this world, i don't want to one day be the one who can only wish she can do something.
contrary to the normal whims of my peers, i hated that i could gain weight easily.
it is with time that i learned that i can only be a better version of myself and see things in a positive manner. while i am never gonna be voluptuous like beyonce, i can be athletic like milla jovovich. that's not too bad either, isnt it?
Things that I've been practising myself these past few months:
1. Treadmill 30 minutes 3 times a week
2. Green tea 3 times a day.
3. Supplements, Vitamin C. I'm taking blackmores one.
4. Enough sleep
5. Less rice intake. Kalau boleh segenggam nasi and sekali sehari. Kalau rasa banyak sangat makan, no rice for that day.
6. Kurangkan makanan bergoreng, snacks like chocolates, keropok and stuff. Nak snacks ganti with salad, tomato, fruits or nuts.
For now, I'm still learning and adapting. Ada jugaklah cheat days heh. Tipulah tak makan snacks, keropok chocolate langsung. Tapi try it with a minimal amount.
I guess that's all for now. health really isn't a chore. if it is, try being sick. be healthy, happy people!
Sihat sebelum sakit.
Hidup
Hidup
kena kuat. Selalu ingat jadi baik itu tak pernah rugi. Biar orang tak
tahu. Baik bukan untuk puaskan orang lain, tapi untuk diri sendiri.
Sabar dan percaya ada hikmahnya nanti. Jadi jahat boleh, tapi ruginya
dikemudian hari. Kalau orang pijak sabar kita, kita bangun. Biarlah
sambil berlinang air mata sekalipun.
Selamat malam.
Selamat malam.
Hari ini
1. Hari terakhir persekolahan sebelum study leave untuk praktikal exam 20th. Dan MCQ paper Endocrine on the 24th. Mohon doakan yang terbaik dan results cemerlang untuk saya dan rakan sebatch.
2. Pagi yang hening dan nyaman. Langit yang sedikit gelap dan kelam. Hujan turun agak dasyat menandakan musim peralihan cuaca bermula. Sejuk yang agak luar biasa hari ini. Nyaman.
3. Kelas atau lab praktikal 2 jam histo yang hanya mengambil masa 30 minit. Kiranya start kelas 8 am. Habis 8.30. Bahagia betul.
4. Setiap kali giliran saya masak mesti bertanyakan soalan yang sama. Nak masak apa hari ni? Terjadilah ayam masak sambal kicap dan sayur biasa. Dah dekat exam ni, tak lalu sangat nak masak best2. Simple-simple je.
5. Seusai menapis dan menyerahkan teks emcee kepada Mijan yang bakal emcee-ing untuk program PROF pertama penggal ni. Semoga Allah mudahkan urusan semua. Letih jadi s/u ni. Banyak kerja.
6. Browsing through, terjumpa benda ni. Agak menarik. Rupanya perkara ini sangat abstrak. Warna untuk baju, definisi dia lain. Warna untuk rumah pun lain.
2. Pagi yang hening dan nyaman. Langit yang sedikit gelap dan kelam. Hujan turun agak dasyat menandakan musim peralihan cuaca bermula. Sejuk yang agak luar biasa hari ini. Nyaman.
3. Kelas atau lab praktikal 2 jam histo yang hanya mengambil masa 30 minit. Kiranya start kelas 8 am. Habis 8.30. Bahagia betul.
4. Setiap kali giliran saya masak mesti bertanyakan soalan yang sama. Nak masak apa hari ni? Terjadilah ayam masak sambal kicap dan sayur biasa. Dah dekat exam ni, tak lalu sangat nak masak best2. Simple-simple je.
5. Seusai menapis dan menyerahkan teks emcee kepada Mijan yang bakal emcee-ing untuk program PROF pertama penggal ni. Semoga Allah mudahkan urusan semua. Letih jadi s/u ni. Banyak kerja.
6. Browsing through, terjumpa benda ni. Agak menarik. Rupanya perkara ini sangat abstrak. Warna untuk baju, definisi dia lain. Warna untuk rumah pun lain.
November 17, 2013
November 16, 2013
Insan
It is really sad when you are able to understand the whole pieces of everything, what's coming in and out of your life, but you are unable to make conclusion on how to move forward with it. I guess to find meanings in your life, is part of the journey to maturity.
Selamat datang ke dunia, insan kecil. Dilahirkan sebagai seorang Muslim. Hiduplah sebagai seorang Muslim. Dan matilah sebagai seorang Muslim. Adam. Dengan maksud dan dari sumber yang baik insyaAllah
Bagaimana ya aku, ketika pertama kali membuka mata dan menerima kuasaNya. Adakah aku tertawa? Atau berduka dengan kegilaan dan kecamukan dunia manusia?
Selamat datang ke dunia, insan kecil. Dilahirkan sebagai seorang Muslim. Hiduplah sebagai seorang Muslim. Dan matilah sebagai seorang Muslim. Adam. Dengan maksud dan dari sumber yang baik insyaAllah
Bagaimana ya aku, ketika pertama kali membuka mata dan menerima kuasaNya. Adakah aku tertawa? Atau berduka dengan kegilaan dan kecamukan dunia manusia?
November 15, 2013
morning
A good friend of mine send this over whatsapp this fajr.
I hope you are doing good
I hope you are staying strong
I hope you eats well
I hope you keep urself warm
*sends telepathy*
If something is meant to go elsewhere,
it will never come on your way,
but if it is yours by destiny,
from you it cannot flee.
-
Umar ibn al Khattab
I hope you are doing good
I hope you are staying strong
I hope you eats well
I hope you keep urself warm
*sends telepathy*
November 14, 2013
UPSR
Results UPSR keluar hari ni rupanya. How time flies, rasa macam baru semalam je budak2 ni sit exam. Takde member dalam family yang sit UPSR tahun ni.
Teringat results UPSR yang lalu. 4A 1B. B nya English. Haha. Ingat lagi masa tu cuti di kampung. Hanya mampu call guru besar sekolah bertanyakan results. Aku kecewaaaaa sangat. Sebab aku yakin dapat 5A.
Results sebelum memang konsisten cemerlang. Aku rasa mak lah yang paling kecewa, memandangkan dia ialah salah seorang guru di sekolah yang sama. Malu mungkin?
Tak tahu nak kata apa. Tapi aku rasa aku berlagak dulu, selalu dapat 5A (bukan paper UPSR sebenar). Sekali nah ambik Allah kasi 4A je.
Hahaha kenangan...
Teringat results UPSR yang lalu. 4A 1B. B nya English. Haha. Ingat lagi masa tu cuti di kampung. Hanya mampu call guru besar sekolah bertanyakan results. Aku kecewaaaaa sangat. Sebab aku yakin dapat 5A.
Results sebelum memang konsisten cemerlang. Aku rasa mak lah yang paling kecewa, memandangkan dia ialah salah seorang guru di sekolah yang sama. Malu mungkin?
Tak tahu nak kata apa. Tapi aku rasa aku berlagak dulu, selalu dapat 5A (bukan paper UPSR sebenar). Sekali nah ambik Allah kasi 4A je.
Hahaha kenangan...
Changes
One of the most striking thing I realise as I tread through my 20s, is my perception of people.
I've started to realise that it's a bit like water flowing down a river.
there will be certain things that it will pass by unaffected, but there
will be certain things that the water will carry with it along its
journey. Sometimes, there will be certain things that are so large, it
changes the water and its direction.
I am more at ease at accepting that if people don't stick by me, it is
completely okay. They make the ones who do stick more apparent, more
precious. I
am very cautious about who I let into my lives. My acquaintances are
many, but my real friends are but a few handful.
My emotion quotient is
exhaustible, so it might as well be for those who really deserve it. It
may be defensive, but if someone's a friend, he/she wont judge me on
that. In fact, they just don't judge ever.

Our last dinner with Pupu, my ex housmates, will be going to continue her dentistry journey in UKM. Wishing you the very best Pu! Study hard, study smart, don't give a damn abut what UKM's students mention about us, the Middle East ones. Just do your best, prove it that we can!
And this is yesterday's. Aisyah got the opportunity to eat 'laddu'. Egyptians are doing some sort of International booth around the campus. So we had India, Rome, Japan, etc. Very interesting and full of information and cultural. And I think they didn't believe that I know Taj Mahal.
Hahaha.
.notakaki: Sebab tu lah saya tak nak blog ni jadi bahan bacaan/tatapan orang. People akan tend to "perlu ke kau post benda tu?" Mengatakan itu, ini merasakan diri sempurna. You know what, if you don't like my writing, my entries, just get off.
.notakaki: Sebab tu lah saya tak nak blog ni jadi bahan bacaan/tatapan orang. People akan tend to "perlu ke kau post benda tu?" Mengatakan itu, ini merasakan diri sempurna. You know what, if you don't like my writing, my entries, just get off.
November 13, 2013
Mengandung
Assalamualaikum.
Post ni hanya sekadar luahan rasa hati. Bukan untuk menyokong atau menolak semata-mata.
Mengandung ketika menjadi pelajar luar negara dan berjauhan dengan suami dan keluarga tercinta.
Cuma apa yang saya mampu lahirkan ialah kesian. Sebab ter-mengandung. Ni lah dia kalau beriya sangat nak kahwin awal. Kalau suami duduk sekali, boleh terima lagi. Laki senang lah, buat pandai. Ok, ni bukan nak selit unsur lucah ke apa. Tapi, cuba fikir. Fikir dari segi logik akal. Rasional kita sebagai seorang pelajar perubatan/pergigian yang berada jauh dari keluarga.
Mungkin orang kata, rezeki Allah nak bagi. Tapi bagi pasangan yang berkahwin masa belajar dan yang tak duduk sebumbung ni, pernahkah mereka memikirkan future prospect? In a way, kalau isteri mengandung dan berjauhan dengan suami, siapa yang akan di-drag sekali dengan permasalahan pada masa hadapan yang berkait rapat dengan kesihatan, kandungan si isteri? Sudah tentu, housemates, orang yang paling terdekat dengan sang isteri.
Tetiba nanti nak beranak tengah-tengah malam, siapa yang akan di panggil?
Post ni hanya sekadar luahan rasa hati. Bukan untuk menyokong atau menolak semata-mata.
Mengandung ketika menjadi pelajar luar negara dan berjauhan dengan suami dan keluarga tercinta.
Cuma apa yang saya mampu lahirkan ialah kesian. Sebab ter-mengandung. Ni lah dia kalau beriya sangat nak kahwin awal. Kalau suami duduk sekali, boleh terima lagi. Laki senang lah, buat pandai. Ok, ni bukan nak selit unsur lucah ke apa. Tapi, cuba fikir. Fikir dari segi logik akal. Rasional kita sebagai seorang pelajar perubatan/pergigian yang berada jauh dari keluarga.
Mungkin orang kata, rezeki Allah nak bagi. Tapi bagi pasangan yang berkahwin masa belajar dan yang tak duduk sebumbung ni, pernahkah mereka memikirkan future prospect? In a way, kalau isteri mengandung dan berjauhan dengan suami, siapa yang akan di-drag sekali dengan permasalahan pada masa hadapan yang berkait rapat dengan kesihatan, kandungan si isteri? Sudah tentu, housemates, orang yang paling terdekat dengan sang isteri.
Tetiba nanti nak beranak tengah-tengah malam, siapa yang akan di panggil?
Housemate.
Tetiba mengidam char kuew tiaw post exam?
Housemate.
Siapa yang akan teman pergi check up every weeks/every months?
Housemate.
Kalau tak datang kelas seminggu, siapa boleh tolong salinkan nota?
Housemate.
Baiklah. Jangan salah faham. Bukan nak benci sangat student yang mengandung masa belajar. Tapi kalau suami, keluarga ada kat sisi, saya tak kisah. Nak beranak berapa kali pun saya tak marah.
Tapi bila suami takde, keluarga pun jauh, saya boleh jadi marah sikit. Mungkin kesal. Kecewa?
Sebab akan wujudnya permasalahan-permasalahan yang akan membabitkan/men-dragkan/memasuk-campurkan orang luar yakni bukan keluarga.
Kita di sini dihantar untuk belajar. Bukan untuk jaga anak orang. Kasar? Ini realiti.
Tapi saya tak menolak kalau orang nak mintak tolong. Asalkan di bawah kemampuan saya yang jugak seorang pelajar, yang jugak ada periksa setiap end-of-module, yang jugak ber-PERUBATAN.
I believe a pregnant lady dia sangat memerlukan sokongan dari segi mental dan fizikal daripada seorang suami. Suami ialah orang yang paling perlu ada di samping isteri ketika isteri mengandung. Orang mengandung ni hormonal. Kadang dia swing ke kiri ke kanan meribut-ributkan jiwa.
Apa-apa pun, saya percaya kalau perempuan mengandung meminta pertolongan kita, tolonglah dengan seikhlas baik, anggaplah ni adalah salah satu cara Allah nak bagi tambah pahala kita.
Jangan lah jelek atau pandang rendah dengan ibu yang mengandung ni, besar pahala beliau ketika membawa bayi di dalam perut.
Akhir kalam, siapa nak kahwin masa belajar ni, tolong lah tolong lah fikir beribu-ribu kali. Fikir untuk jangka masa panjang. Jangan reason nak kahwin, nak kawal nafsu. Yang ni, memang aku menyampah. Sebab itu bukan jalan penyelesaiannya.
Mungkin post ni tak menggambarkan atau menyampaikan sepenuhnya keluhan saya, tapi harap sampai lah maksudnya kalau tak banyak pun.
Wasalam.
Baiklah. Jangan salah faham. Bukan nak benci sangat student yang mengandung masa belajar. Tapi kalau suami, keluarga ada kat sisi, saya tak kisah. Nak beranak berapa kali pun saya tak marah.
Tapi bila suami takde, keluarga pun jauh, saya boleh jadi marah sikit. Mungkin kesal. Kecewa?
Sebab akan wujudnya permasalahan-permasalahan yang akan membabitkan/men-dragkan/memasuk-campurkan orang luar yakni bukan keluarga.
Kita di sini dihantar untuk belajar. Bukan untuk jaga anak orang. Kasar? Ini realiti.
Tapi saya tak menolak kalau orang nak mintak tolong. Asalkan di bawah kemampuan saya yang jugak seorang pelajar, yang jugak ada periksa setiap end-of-module, yang jugak ber-PERUBATAN.
I believe a pregnant lady dia sangat memerlukan sokongan dari segi mental dan fizikal daripada seorang suami. Suami ialah orang yang paling perlu ada di samping isteri ketika isteri mengandung. Orang mengandung ni hormonal. Kadang dia swing ke kiri ke kanan meribut-ributkan jiwa.
Apa-apa pun, saya percaya kalau perempuan mengandung meminta pertolongan kita, tolonglah dengan seikhlas baik, anggaplah ni adalah salah satu cara Allah nak bagi tambah pahala kita.
Jangan lah jelek atau pandang rendah dengan ibu yang mengandung ni, besar pahala beliau ketika membawa bayi di dalam perut.
Akhir kalam, siapa nak kahwin masa belajar ni, tolong lah tolong lah fikir beribu-ribu kali. Fikir untuk jangka masa panjang. Jangan reason nak kahwin, nak kawal nafsu. Yang ni, memang aku menyampah. Sebab itu bukan jalan penyelesaiannya.
Mungkin post ni tak menggambarkan atau menyampaikan sepenuhnya keluhan saya, tapi harap sampai lah maksudnya kalau tak banyak pun.
Wasalam.
Nah
Sometimes you just have to take time-out from all social networks to set your heart(head) straight back to where it should be.
Rasa macam twitter kena virus or ada hacking or something, kekawan tegur aku retweet benda2 pelik. So, I'll be off from twitter for a while.
Aku to be honest, bukan lah orang yang selalu melekat depan handphone or laptop untuk randomly tengok newsfeed dan scroll ke bawah bawah untuk tengok update terbaru. Tak. Bukan. Aku benci buat benda tu. Dan sememangnya aku benci. Dan aku tak buat. Tak rasa penat ke?
Cukup kalau ada notifications yang penting, hal2 kerja. Dah lama dah aku rasa nak deactivate acc FB tu, tapi selagi masih di dalam persatuan ni, tak payahlah.
Dan aku bukanlah suka nak stalk orang. Lagi-lagi orang yang kau suka. Ye, memang aku benci. Memang aku tak buat. Sebab aku tak suka berhadapan dengan news yang mungkin boleh buat kau terluka.
Tapi, kalau kau happen to appear on my newsfeed nak buat macam mane. Tertengok jugak. Tapi it won't affect much.
Rasa macam twitter kena virus or ada hacking or something, kekawan tegur aku retweet benda2 pelik. So, I'll be off from twitter for a while.
Aku to be honest, bukan lah orang yang selalu melekat depan handphone or laptop untuk randomly tengok newsfeed dan scroll ke bawah bawah untuk tengok update terbaru. Tak. Bukan. Aku benci buat benda tu. Dan sememangnya aku benci. Dan aku tak buat. Tak rasa penat ke?
Cukup kalau ada notifications yang penting, hal2 kerja. Dah lama dah aku rasa nak deactivate acc FB tu, tapi selagi masih di dalam persatuan ni, tak payahlah.
Dan aku bukanlah suka nak stalk orang. Lagi-lagi orang yang kau suka. Ye, memang aku benci. Memang aku tak buat. Sebab aku tak suka berhadapan dengan news yang mungkin boleh buat kau terluka.
Tapi, kalau kau happen to appear on my newsfeed nak buat macam mane. Tertengok jugak. Tapi it won't affect much.
We worry too much kan. Dengan benda2 yang tak penting?
KMS
Seusai berbual dengan bekas rakan se-kolej di Malaysia, baru sedar dah banyak masa berlalu semenjak aku menghabiskan dan tamat IB di Kolej Mara Seremban.
Tempat yang sangat menggamit memori lantas terbukalah sejarah-sejarah lalu yang mengusik hati dan jiwa. Habis IB Mei 2011. Sekarang hampir 2014, tak sedar dah hampir 3 tahun. Ok, aku memang dah lama dah move in dari benda-benda yang tak sepatutnya dibincangkan.
Tapi apa yang aku sangat hargai dan sampai sekarang aku masih kenang sampai hari ni ialah kawan. Satu perkataan yang mudah, tapi mendalam maksudnya. Siapalah saya sekarang tanpa pernah melalui semua itu bersama-sama mereka.
Rindu? Ye.
Ada yang dah bertunang, kahwin, dah ada anak sorang pun dah ada. Alhamdulillah untuk semua.
Susah nak jumpa kawan yang 'rare', faham apa yang kau lalui, tahu kelemahan kau dan tak judge kau on whatever what you did. Yang boleh bergurau tanpa kau rasa kelumit kecil hati pun. Susah. Memang susah.
Aku rindu mereka.
Aku rasa hidup aku di KMS macam terumbang-ambing kalau nak tengok balik. Takde visi, misi yang sepatutnya. Macam hilang arah kata orang. Sebab aku bukannya nak pun offer tu, to be honest. Entahlah, aku memang dah move on. Cumanya, bila teringat balik tu, memang rasa tak best la. Sebab dekat situ lah, sejarah aku paling selalu ditegur dan dimarahi pensyarah.
Sedih
Tempat yang sangat menggamit memori lantas terbukalah sejarah-sejarah lalu yang mengusik hati dan jiwa. Habis IB Mei 2011. Sekarang hampir 2014, tak sedar dah hampir 3 tahun. Ok, aku memang dah lama dah move in dari benda-benda yang tak sepatutnya dibincangkan.
Tapi apa yang aku sangat hargai dan sampai sekarang aku masih kenang sampai hari ni ialah kawan. Satu perkataan yang mudah, tapi mendalam maksudnya. Siapalah saya sekarang tanpa pernah melalui semua itu bersama-sama mereka.
Rindu? Ye.
Ada yang dah bertunang, kahwin, dah ada anak sorang pun dah ada. Alhamdulillah untuk semua.
Susah nak jumpa kawan yang 'rare', faham apa yang kau lalui, tahu kelemahan kau dan tak judge kau on whatever what you did. Yang boleh bergurau tanpa kau rasa kelumit kecil hati pun. Susah. Memang susah.
Aku rindu mereka.
Aku rasa hidup aku di KMS macam terumbang-ambing kalau nak tengok balik. Takde visi, misi yang sepatutnya. Macam hilang arah kata orang. Sebab aku bukannya nak pun offer tu, to be honest. Entahlah, aku memang dah move on. Cumanya, bila teringat balik tu, memang rasa tak best la. Sebab dekat situ lah, sejarah aku paling selalu ditegur dan dimarahi pensyarah.
Sedih
November 12, 2013
Kita ada...
Kita ada Allah untuk mengabdikan diri,
Kita ada keluarga untuk sayang dan disayangi,
Kita ada tugasan untuk melengkap dan bentuk peribadi,
Kita punya perasaan kerana itu bukan selamanya sendiri,
Jangan jadikan diri anda seperti robot yang tidak mengenal segala erti
November 11, 2013
Bijak
Denyutan kepala yang agak dasyat dan hidung berair.
Perasaan macam nak menggila.
Namun, mampu untuk gagah makan ayam penyet.
Tapi meeting aku tak datang.
Perangai.
Memang takde mood nak sosial hari ni.
Sorry bos-bos sekalian.
Serius lah rasa macam nak demam sekarang.
Immune badan aku memang lemah. Tak dinafikan.
Baru teringat aku ada letak bahan berbahaya dalam kuah lontong yang dimasak tempoh hari.
Kau bijak sangat tau allergic dengan udang, kau kisar udang kering sekali tu dh kenape?!
Memang la makin menjadi-jadi selsema, gatal2 ni.
Perasaan macam nak menggila.
Namun, mampu untuk gagah makan ayam penyet.
Tapi meeting aku tak datang.
Perangai.
Memang takde mood nak sosial hari ni.
Sorry bos-bos sekalian.
Serius lah rasa macam nak demam sekarang.
Immune badan aku memang lemah. Tak dinafikan.
Baru teringat aku ada letak bahan berbahaya dalam kuah lontong yang dimasak tempoh hari.
Kau bijak sangat tau allergic dengan udang, kau kisar udang kering sekali tu dh kenape?!
Memang la makin menjadi-jadi selsema, gatal2 ni.
November 10, 2013
Baby!
Jam 3.00 pm. Menemani rakan untuk antenatal check up! Kandungan beliau baru saja around 10 weeks.
Ni first time buat check up dekat Egypt. So aku yang tak pregnant pulak yang berdebar lebih. Ceehh over tak!
Masa kawan baring tu, dan doctor start buat ultra sound. Subhanallah I saw her baby!!!
Doctor: C'mon, let's see the baby. (masa tu aku tengah dok jauh2, tak berani nak datang dekat)
Me: Bergegas menuju katil check up (drama sangat ayat)
Doctor: See, the baby is moving. You can see here, the head, feet, hands. Subhanallah, so beautiful!
Me: speechless! *air bergenang*
Doctor: Mabrouk! But you need to rest, really you need to rest. (kata doktor dalam tone yang tegas)
Macam manalah perasaan ibu bayi itu sendiri. Ini baru sebagai kawan yang tengok, perasaan terharu dan suka!
Maka. Inilah apa yang emak saya rasa.
Oh. Beginilah rasanya. Mungkin lebih.
Tapi terima kasih Mak sebab simpan perasaan sayang yang mendalam buat anak-anak. We need you, Mak. Sentiasa. Mak, doakan hidup kami semua supaya mudah dalam segala urusan dan tidak menjadi anak yang derhaka. Tiada kesenanganlah bagi kami kalau tidak menyenangkan kedua-kedua hati ibubapa kami.
Ni first time buat check up dekat Egypt. So aku yang tak pregnant pulak yang berdebar lebih. Ceehh over tak!
Masa kawan baring tu, dan doctor start buat ultra sound. Subhanallah I saw her baby!!!
Doctor: C'mon, let's see the baby. (masa tu aku tengah dok jauh2, tak berani nak datang dekat)
Me: Bergegas menuju katil check up (drama sangat ayat)
Doctor: See, the baby is moving. You can see here, the head, feet, hands. Subhanallah, so beautiful!
Me: speechless! *air bergenang*
Doctor: Mabrouk! But you need to rest, really you need to rest. (kata doktor dalam tone yang tegas)
Macam manalah perasaan ibu bayi itu sendiri. Ini baru sebagai kawan yang tengok, perasaan terharu dan suka!
Maka. Inilah apa yang emak saya rasa.
Oh. Beginilah rasanya. Mungkin lebih.
Tapi terima kasih Mak sebab simpan perasaan sayang yang mendalam buat anak-anak. We need you, Mak. Sentiasa. Mak, doakan hidup kami semua supaya mudah dalam segala urusan dan tidak menjadi anak yang derhaka. Tiada kesenanganlah bagi kami kalau tidak menyenangkan kedua-kedua hati ibubapa kami.
hari ini
Assalamualaikum and hello!
1. Hari ni giliran Cik Atiqa masak. Beliau masak kuah lontong and ayam masak sambal. Malu la nak cakap sedap. HAHAHA. kbye.
2. Duduk bersama seorang isteri yang sudah mempunyai suami menyebabkan kadang2 kita terdengar perbualan mesra yang ingin dielakkan. Haha.
3. Duduk jugak bersama bakal ibu memberi kita seribu satu pengajaran. Macam ni lah payahnya emak kita dulu. Menjaga kita sejak awal kandungan. Jaga makan, jaga jangan bagi banyak sangat aktiviti fizikal, cepat mengah walaupun bercakap 5 minit. Allah, kesian.
4. Makin hari, makin rasa keupayaan untuk speaking makin rusty. Lagi-lagi bila cakap dengan arab. Kita ok je speaking, tapi dia orang pulak tak faham. So tahap english kita kena turun selow-lownya untuk bagi dia orang faham. Ma'alisy! Memang cakap Arab je lah dengan orang Arab ni. Ceh, bajet arif sangat arab.
5. Rasa macam kelakar bila housemates start panggil aku Opi. haha ok ok fineee tau lah tak secomel Opi kan. haha Dan rasa kelakar pulak bila Amal tanya "mana pechabak kauu??"
6. Harapan saya agar urusan awak dan ahli keluarga seluruhnya dipermudahkan. Ameen yaRabb
1. Hari ni giliran Cik Atiqa masak. Beliau masak kuah lontong and ayam masak sambal. Malu la nak cakap sedap. HAHAHA. kbye.
2. Duduk bersama seorang isteri yang sudah mempunyai suami menyebabkan kadang2 kita terdengar perbualan mesra yang ingin dielakkan. Haha.
3. Duduk jugak bersama bakal ibu memberi kita seribu satu pengajaran. Macam ni lah payahnya emak kita dulu. Menjaga kita sejak awal kandungan. Jaga makan, jaga jangan bagi banyak sangat aktiviti fizikal, cepat mengah walaupun bercakap 5 minit. Allah, kesian.
4. Makin hari, makin rasa keupayaan untuk speaking makin rusty. Lagi-lagi bila cakap dengan arab. Kita ok je speaking, tapi dia orang pulak tak faham. So tahap english kita kena turun selow-lownya untuk bagi dia orang faham. Ma'alisy! Memang cakap Arab je lah dengan orang Arab ni. Ceh, bajet arif sangat arab.
5. Rasa macam kelakar bila housemates start panggil aku Opi. haha ok ok fineee tau lah tak secomel Opi kan. haha Dan rasa kelakar pulak bila Amal tanya "mana pechabak kauu??"
6. Harapan saya agar urusan awak dan ahli keluarga seluruhnya dipermudahkan. Ameen yaRabb
November 9, 2013
Simpan dalam doa
Nak buat gaya fringe macam Opi, tapi disebabkan tiada pakar rambut yang profesional, dah jadi macam tempurung kelapa! HAHAHAH
***********************************
Jangan simpan seseorang dalam hati. Hati itu berbolak hati sifatnya. Simpanlah seseorang itu dalam doa.
Kerana doa tercatat di langit selamanya. - Dato Ust Harun Din
November 8, 2013
Pagi Jumaat yang sempurna
Walaupun kesempurnaan itu ideal, tapi warga manusia masih berusaha ke arah itu.
Demi kepuasan.
Hari ini aku mendefinisikan sempurna adalah apabila aku bangun pagi, aku tiada siapa untuk berkata, tiada siapa untuk dihubungi. Menyapu dan mengemop ruang tamu, mengemas dapur, dan 30 minit berlari atas treadmill.
Menyisip teh hijau, menyelak buku anatomi. Menyarungkan katil dengan alas baru, bantal disusun dihujung. Buku-buku medic dan bukan medic di rak buku disusun semula, diatur secara vertikal - hampir sempurna.
Lalu, aku buka lagu feveret ketika ini.
Itulah aku definisikan kesempurnaan, pagi ini, saat ini.
Barangkali aku hanya berimpian besar, bermimpikan indah bahawa kesempurnaan itu ada.
Hakikatnya, kesempurnaan itu tiada pada kita, hanya pada Pencipta.
Demi kepuasan.
Hari ini aku mendefinisikan sempurna adalah apabila aku bangun pagi, aku tiada siapa untuk berkata, tiada siapa untuk dihubungi. Menyapu dan mengemop ruang tamu, mengemas dapur, dan 30 minit berlari atas treadmill.
Menyisip teh hijau, menyelak buku anatomi. Menyarungkan katil dengan alas baru, bantal disusun dihujung. Buku-buku medic dan bukan medic di rak buku disusun semula, diatur secara vertikal - hampir sempurna.
Lalu, aku buka lagu feveret ketika ini.
Itulah aku definisikan kesempurnaan, pagi ini, saat ini.
Barangkali aku hanya berimpian besar, bermimpikan indah bahawa kesempurnaan itu ada.
Hakikatnya, kesempurnaan itu tiada pada kita, hanya pada Pencipta.
Hari ini
1. Housemate sorang disyaki ada benign cyst dekat area thyroid gland. Ingatkan ada hyperthyroidism bila first2 nampak dulu. Malam ni nak pergi ambik dia punya test results. Harap-harap good prognosis.
2. Housemates baru aku dua orang ni sangat rajin masak. Like, rajin and sedap. Sangat bonus la. Aku tak. Aku tak pandai masak. Hari ni, sorang buat breadpudding. MasyaAllah yarabbi ya tuhaann! Gila masyuk!. Sorang lagi hari tu buat nasi ayam. Nasi ayam tak alang. Siap hias berbagai. Alhamdulillah =)
3. Pagi tadi, dalam perjalanan ke universiti, hujan turun rintik2. Mungkin perubahan cuaca telah bermula. Dua hari ni dah sejuk. Teringat masa kat Jordan, awal-awal dah sejuk. Lain macam kat bumi Mesir.
4. Sebenarnya, aku terbaca satu artikel mengenai matematik. Aku minat matematik. Tapi bukan IB punya matematik. Aku suka nombor, sebab ianya nombor. Tapi aku hanya minat matematik sehingga pakar matematik memasukkan abjad ke dalam matematik. Misalan:
A+B=15
B+14=30
Apakah nilai B?
Matematik adalah satu cabang ilmu yang menarik, dan tidak patut dibenci. Bohong kalau kau kata kau benci matematik masakan setiap hari kau gunakannya. Setidak-tidaknya, 50 sen campur 20 sen adalah 70 sen, bukan seringgit. Ya, itu sudah matematik.
Dalam matematik, sebenarnya yang penting bukan jawapan. (Bagi aku)
Yang penting adalah bagaimana kita menyelesaikan untuk mendapatkan jawapan.
Sistem peperiksaan kita mungkin baik, sebab kalau kita salah memberi jawapan tapi jalan kerja yang betul ada nilai di situ. Itulah sepatutnya yang kita perlu pelajari - nilai usaha dalam menghasilkan jawapan. Hidup tanpa masalah, adalah hambar. Masalah menjadikan kita bernilai untuk masyarakat, agama dan bangsa (tipikalnya...).
5. Dalam hidup ni jugak aku belajar benda di mana jangan mudah terasa mahupun perasan dengan status-status orang di laman sosial. Mungkin status
November 7, 2013
November 6, 2013
:(
Kalau dalam bersahabat ni, kita kadang-kadang perlu berhati-hati. Ada kalanya kata-kata kita mampu untuk membuatkannya berkecil hati. Mungkin mulut dia kata tak, hati siapa yang tahu.
Kadang-kadang, diam itu lebih baik.
Benda-benda macam ni selalunya terjadi jikalau kita terlalu gembira. Bergurau terlampau. Pernah dengar tak kata-kata orang tua, "jangan seronok sangat, nanti nangis"
Memang aku tak sangkal. Sepanjang hidup aku ni, dah banyak kali dah kejadian kalau masa kita terlampau seronok, terlalu happy, gelak over, bergurau sangat, end up ade je ayat yang pedih keluar. Nak bergurau, kononnya.
Tapi berpada-padalah.
Sebab tu kalau lepak in a group, dan seronok sangat dengar kelakarnya, awal-awal memangla join sekali. Tapi lama-lama, aku ambil langkah bebaskan diri. Lari masuk bilik atau senyap je lah. Ni lah gunanya smart phone. Sebab aku takut, kot2 terluka.
Sebab benda ni dia unconcious. Manusia kalau dah hyper, macam-macam boleh jadi. Daripada diri asyik terkecil hati, lebih baik larikan diri awal awal.
Ni note to self jugak.
Kadang-kadang, diam itu lebih baik.
Benda-benda macam ni selalunya terjadi jikalau kita terlalu gembira. Bergurau terlampau. Pernah dengar tak kata-kata orang tua, "jangan seronok sangat, nanti nangis"
Memang aku tak sangkal. Sepanjang hidup aku ni, dah banyak kali dah kejadian kalau masa kita terlampau seronok, terlalu happy, gelak over, bergurau sangat, end up ade je ayat yang pedih keluar. Nak bergurau, kononnya.
Tapi berpada-padalah.
Sebab tu kalau lepak in a group, dan seronok sangat dengar kelakarnya, awal-awal memangla join sekali. Tapi lama-lama, aku ambil langkah bebaskan diri. Lari masuk bilik atau senyap je lah. Ni lah gunanya smart phone. Sebab aku takut, kot2 terluka.
Sebab benda ni dia unconcious. Manusia kalau dah hyper, macam-macam boleh jadi. Daripada diri asyik terkecil hati, lebih baik larikan diri awal awal.
Ni note to self jugak.
November 5, 2013
Random morning.
1. Masa aku menaip entri ini, aku berada di atas tilam kerana hari ini cuti Tahun Baru kalendar Islam. So tak ade class.
2. Minuman rasmi aku; teh hijau panas. Cubalah amalkan. Memang bagus untuk flushing, prevent toxicity and antioxidant (:
3. Semalam hari jadi mak. Kami telah berjaya buat kejutan untuk beliau. Baca entri adik aku di sini. Mak sangat comel la yaAllah bila orang tak wish birthday die.
4. Ada seorang senior randomly PM-ed aku bertanyakan tips on travel. Rasa honoured. Untuk recently trips, aku tak buat lagi, maybe iAllah soon. Dan seorang rakan sebatch request aku sebagai travel partner die untuk winter ni. Sama ada Turkey atau Dubai. Honoured lagi.
5. Saat ini, aku terasa nak ke Edinburgh. Tempat asal di mana cita-cita aku di trigger. Tempat asal kenapa aku nekad untuk mengambil bidang ini walaupun aku end up di Iskandariah. Aku nak ke tempat aku menanam impian; membina harapan, mencipta kebahagiaan dan mengejar cinta. Mungkin kerana nak menyedut kembali semangat yang kian pudar.
2. Minuman rasmi aku; teh hijau panas. Cubalah amalkan. Memang bagus untuk flushing, prevent toxicity and antioxidant (:
3. Semalam hari jadi mak. Kami telah berjaya buat kejutan untuk beliau. Baca entri adik aku di sini. Mak sangat comel la yaAllah bila orang tak wish birthday die.
4. Ada seorang senior randomly PM-ed aku bertanyakan tips on travel. Rasa honoured. Untuk recently trips, aku tak buat lagi, maybe iAllah soon. Dan seorang rakan sebatch request aku sebagai travel partner die untuk winter ni. Sama ada Turkey atau Dubai. Honoured lagi.
5. Saat ini, aku terasa nak ke Edinburgh. Tempat asal di mana cita-cita aku di trigger. Tempat asal kenapa aku nekad untuk mengambil bidang ini walaupun aku end up di Iskandariah. Aku nak ke tempat aku menanam impian; membina harapan, mencipta kebahagiaan dan mengejar cinta. Mungkin kerana nak menyedut kembali semangat yang kian pudar.
November 4, 2013
Masa.
Masa dan ruang itu bersuka ria, kita yang pilih.
Aku dan manusia yang ada dalam dunia ini, mempunyai salah satu benda yang sama - masa. Setiap hari kita telah diperuntukkan 24 jam sehari, bersamaan 1440 minit. Setiap minit yang ada dalam kawalan kita, sukar diramal.
Misalan, melalui perangkaan kita akan bergerak dari rumah ke universiti dalam masa 15 minit. Syarat dia adalah tiada halangan sepanjang perjalanan. Pergerakan kita secara purata kita sudah kata, ianya akan mengambil masa 15 minit. Tapi secara zahirnya dan secara realitinya, banyak halangan kita lalui. Semasa kita memandu;
a) Ada lori dihadapan, memandu dengan sangat perlahan.
b) Motorsikal memberi isyarat untuk lintas ke hadapan.
c) Kereta hon menagih ruang untuk lalu
d) Ada eksiden telah berlaku.
e) Pak cik yang bekerja mengutip tong sampah berjalan perlahan
15 minit itu telah menjadi 25 minit.
Ini aku katakan masa yang kita miliki sebenarnya, bukan dalam kawalan kita.
Manusia lain juga mampu mempunyai guru yang sama dari aku, dan belajar benda yang sama. Tapi seberapa pantaskah pada hari ini kita mendapatkan sesuatu.
Bagi aku, masa adalah faktor penting pada hari ini.
Misalan paling besar aku bagi adalah, Korea dan Jepun. Pada tahun 2000-an, Jepun adalah kuasa besar dalam bidang konsol elektronik. Lihat sahaja brand barangan dalam rumah kamu. Tapi 10 tahun kemudian, keadaan itu berubah. Bila kata LCD, kamu kata Samsung adalah terbaik. Bila kata peti ais, LG adalah terbaik. Pada 2000-an, Korea baru sahaja pulih dari krisis ekonomi rantau Asia tahun 1998. Tapi bagaimana sepuluh tahun kemudian, mereka menjadi kuasa besar dan membuatkan ramai manusia di Malaysia terkinja-kinjakan K-Pop?
Aku nak lihat faktor masa pada hari ini adalah sesuatu yang bernilai.
Aku dan manusia lain didunia ini, sama sahaja. Mempunyai masa 24 jam sehari, 1440 minit. Tapi bagaimanakah setiap hari kita rangka masa 1440 minit kita.
p/s: Semalam meeting prof, Abg Paan bagi tazkirah pasal masa. Sangat terkesan.
p/s/s: Akhirnya dapat memangku anak Qaraffi dan Kak Nursaibah. Qays Umar. Orang lain makan, aku tolong jagakan dia. Sangat comel dan selalu senyum dalam tidurnya.
Aku dan manusia yang ada dalam dunia ini, mempunyai salah satu benda yang sama - masa. Setiap hari kita telah diperuntukkan 24 jam sehari, bersamaan 1440 minit. Setiap minit yang ada dalam kawalan kita, sukar diramal.
Misalan, melalui perangkaan kita akan bergerak dari rumah ke universiti dalam masa 15 minit. Syarat dia adalah tiada halangan sepanjang perjalanan. Pergerakan kita secara purata kita sudah kata, ianya akan mengambil masa 15 minit. Tapi secara zahirnya dan secara realitinya, banyak halangan kita lalui. Semasa kita memandu;
a) Ada lori dihadapan, memandu dengan sangat perlahan.
b) Motorsikal memberi isyarat untuk lintas ke hadapan.
c) Kereta hon menagih ruang untuk lalu
d) Ada eksiden telah berlaku.
e) Pak cik yang bekerja mengutip tong sampah berjalan perlahan
15 minit itu telah menjadi 25 minit.
Ini aku katakan masa yang kita miliki sebenarnya, bukan dalam kawalan kita.
Manusia lain juga mampu mempunyai guru yang sama dari aku, dan belajar benda yang sama. Tapi seberapa pantaskah pada hari ini kita mendapatkan sesuatu.
Bagi aku, masa adalah faktor penting pada hari ini.
Misalan paling besar aku bagi adalah, Korea dan Jepun. Pada tahun 2000-an, Jepun adalah kuasa besar dalam bidang konsol elektronik. Lihat sahaja brand barangan dalam rumah kamu. Tapi 10 tahun kemudian, keadaan itu berubah. Bila kata LCD, kamu kata Samsung adalah terbaik. Bila kata peti ais, LG adalah terbaik. Pada 2000-an, Korea baru sahaja pulih dari krisis ekonomi rantau Asia tahun 1998. Tapi bagaimana sepuluh tahun kemudian, mereka menjadi kuasa besar dan membuatkan ramai manusia di Malaysia terkinja-kinjakan K-Pop?
Aku nak lihat faktor masa pada hari ini adalah sesuatu yang bernilai.
Aku dan manusia lain didunia ini, sama sahaja. Mempunyai masa 24 jam sehari, 1440 minit. Tapi bagaimanakah setiap hari kita rangka masa 1440 minit kita.
p/s: Semalam meeting prof, Abg Paan bagi tazkirah pasal masa. Sangat terkesan.
p/s/s: Akhirnya dapat memangku anak Qaraffi dan Kak Nursaibah. Qays Umar. Orang lain makan, aku tolong jagakan dia. Sangat comel dan selalu senyum dalam tidurnya.
Tak sempat pun nak merasa nasi lemak yang dia orang bawak.
Macam ni kot rasanya seorang ibu yang berlapar demi anaknya.
November 3, 2013
Jangan baca blog ini - pesan aku.
Bukan satu kebanggaan sebenarnya mempunyai blog. Tak ada makna pun. Dan tak ada perkara yang mampu dibanggakan.
Aku lebih suka kalau lelaki tak baca blog aku.
Sekurang-kurangnya, dia tak mencintai aku sebab aku mempunyai blog.
.notakaki: Maafkan aku kerana mesej kau tak terbalas. Kau nampak baik, tapi langkah kau salah. Cakap nak berkenalan, nak jadi kawan. Tapi awal-awal kau dah mintak no telefon. Wth?! Tak manly, bro.
Aku lebih suka kalau lelaki tak baca blog aku.
Sekurang-kurangnya, dia tak mencintai aku sebab aku mempunyai blog.
.notakaki: Maafkan aku kerana mesej kau tak terbalas. Kau nampak baik, tapi langkah kau salah. Cakap nak berkenalan, nak jadi kawan. Tapi awal-awal kau dah mintak no telefon. Wth?! Tak manly, bro.
2November
2 November 2013
Subuh, sejuk.
Rutin harian seperti biasa; mandi, bersiap untuk meneruskan hari.
Ke dapur, membancuh seuncang green tea. Derapan air panas dari pendidih air memecahkan bau pagi. Harum. Berkodaklah air dalam secawan teh hijau yang biasa aku pakai. Mug merah jambu 250 ml. Lalu aku duduk di kerusi seperti biasa, melabuhkan punggung. Membelek sekali imbas buku Fisiologi untuk module endokrin.
Subuh, sejuk.
Rutin harian seperti biasa; mandi, bersiap untuk meneruskan hari.
Ke dapur, membancuh seuncang green tea. Derapan air panas dari pendidih air memecahkan bau pagi. Harum. Berkodaklah air dalam secawan teh hijau yang biasa aku pakai. Mug merah jambu 250 ml. Lalu aku duduk di kerusi seperti biasa, melabuhkan punggung. Membelek sekali imbas buku Fisiologi untuk module endokrin.

Tepat 7.20am keluar dari bangunan kediaman, keseorangan. Melihat matahari naik di awal pagi, cerah. Tatkala meredah pagi dengan kesejukan, sinaran matahari menyilau-nyilau mengkaburkan pemandangan.
Aku malas untuk bercerita tentang apa yang berlaku di universiti, sebab ianya terlalu kompleks - kurang mengiurkan, kurang sensasi. Aku mendapati jalan cerita semuanya sama.
Bagaimana kita diherdik oleh pensyarah.
Bagaimana kita dipergunakan.
Bagaimana kita terlalu mengantuk di dalam dewan kuliah.
Perasaan kena naik tangga tingkat 5 untuk ke lab Histo.
Ada orang mengata. Gosip sana gosip sini.
Kena tiaw, kena tai-chi, kena tempias.
Dikatakan bawak masalah.
Hmmm.
Hari berlalu begitu pantas. Tanpa disedari, jam sekarang telah menunjukkan pukul 7.30 malam. Kenyang. Tak sabar nak menelaah buku Patholoji. Patholoji ialah subjek kegemaran aku sebagai pelajar medik. Namun tidak pernah pun bercita-cita untuk menjadi Pakar Pathologist satu hari nanti.
Malam terus larut bertemankan nyanyian lagu Indonesia di corong headphone. Mulut mengunyah buatan kek batik sendiri tadi petang sementara masih rajin. Ucapan Alhamdulillah mungkin pelengkap segalanya.
Dan, apabila esok kita berimpian menghadap matahari. Tanamlah impian, bahawa esoklah matahari terakhir akan kita lihat.
Supaya, kita akan cuba sentiasa ke hadapan, menongkah arus.
Moh la study.
November 1, 2013
Senyum
Memang berat.
Sangat berat.
Apabila kita membiarkan hati kita diterokai oleh insan lain. Ditambah dengan usaha kita (walaupun nampak macam tak berusaha), jiwa kita akan resah.
Proses 'Reclaim My Heart', adalah misi aku untuk tempoh hujung tahun ini. Aku ingin menjadi insan gembira semula, insan yang tidak memikirkan kesedihan, harapan yang tidak kesampaian. Sadis, barangkali. Terpeleot dalam hari-hari cerah.
Setiap hari aku mencari sesuatu yang boleh buat aku rasa sibuk. Tidak memikirkan perkara Tuhan yang telah tertulis. Aku ingin bangkit, merangkak dan berlari selaju mungkin dengan satu wajah - aku senyum. Senyum tanpa meminta dibalas, tapi tidak pula menagih dibalas.
Mendidik jiwa menerima ketentuan Tuhan, memakan masa.
Aku belajar untuk membentuk harapan, bukan seperti semalam. Menagih harapan umpama menagih heroin, bagi si penagih. Atau umpama ikan di akuarium disuakan roti. Tidak. Harapan dan kecewa adalah hubungkait kekal.
Harapan yang tinggi, rapuh untuk dikecewakan.
Harapan yang sederhana, suam-suam mahu atau tidak.
Harapan yang kecil, untuk jadi ada dari tiada.
Harapan yang kosong, itu bukan manusia.
Sebaik manusia, adalah manusia yang berharap, walaupun ianya bukan pasti.
Dan aku belajar satu perkara;
Untuk merasai kekayaan, kau perlu hidup dalam kemiskinan.
Untuk merasai kekenyangan, kau perlu biasa untuk berlapar.
Untuk merasai kejayaan, kau perlu meredah kegagalan.
Untuk menjiwai kesenangan, kau perlu biarkan dalam kesusutan.
Untuk rasa cinta, kau perlu ada rasa benci, biarkan sedikit.
Baris ayat terakhir...
Untuk rasa gembira, kau perlu tahu hidup dalam kesedihan.
Dari situ kau tahu, kau akan bangkit setelah kau jatuh.
Dan aku bersedia menari di dunia ini, mencari erti secebis kebahagiaan, harapan dan cinta.
Mungkin bukan pada orang yang sama.
.notakaki: ok. Mungkin exaggerated sangat post ni.
Sangat berat.
Apabila kita membiarkan hati kita diterokai oleh insan lain. Ditambah dengan usaha kita (walaupun nampak macam tak berusaha), jiwa kita akan resah.
Proses 'Reclaim My Heart', adalah misi aku untuk tempoh hujung tahun ini. Aku ingin menjadi insan gembira semula, insan yang tidak memikirkan kesedihan, harapan yang tidak kesampaian. Sadis, barangkali. Terpeleot dalam hari-hari cerah.
Setiap hari aku mencari sesuatu yang boleh buat aku rasa sibuk. Tidak memikirkan perkara Tuhan yang telah tertulis. Aku ingin bangkit, merangkak dan berlari selaju mungkin dengan satu wajah - aku senyum. Senyum tanpa meminta dibalas, tapi tidak pula menagih dibalas.
Mendidik jiwa menerima ketentuan Tuhan, memakan masa.
Aku belajar untuk membentuk harapan, bukan seperti semalam. Menagih harapan umpama menagih heroin, bagi si penagih. Atau umpama ikan di akuarium disuakan roti. Tidak. Harapan dan kecewa adalah hubungkait kekal.
Harapan yang tinggi, rapuh untuk dikecewakan.
Harapan yang sederhana, suam-suam mahu atau tidak.
Harapan yang kecil, untuk jadi ada dari tiada.
Harapan yang kosong, itu bukan manusia.
Sebaik manusia, adalah manusia yang berharap, walaupun ianya bukan pasti.
Dan aku belajar satu perkara;
Untuk merasai kekayaan, kau perlu hidup dalam kemiskinan.
Untuk merasai kekenyangan, kau perlu biasa untuk berlapar.
Untuk merasai kejayaan, kau perlu meredah kegagalan.
Untuk menjiwai kesenangan, kau perlu biarkan dalam kesusutan.
Untuk rasa cinta, kau perlu ada rasa benci, biarkan sedikit.
Baris ayat terakhir...
Untuk rasa gembira, kau perlu tahu hidup dalam kesedihan.
Dari situ kau tahu, kau akan bangkit setelah kau jatuh.
Dan aku bersedia menari di dunia ini, mencari erti secebis kebahagiaan, harapan dan cinta.
Mungkin bukan pada orang yang sama.
.notakaki: ok. Mungkin exaggerated sangat post ni.
October 30, 2013
Naz's farewell
Assalamualaikum.
Semalam ialah jamuan perpisahan buat Nazurah Hamid, gadis bertudung putih-biru yang akan menyambung pengajiannya di Manipal. Dah tak nak dah kawan dengn kite orang bebudak Alex ni. Sobsob :(
Dan of course, CR menjadi tempat pilihan. Wajib tapau balik kalau makan kat sini since portionnya sangat lah besar.
Anyway, ok macam speechless. Tapi Naz, take care kat India tau! We're gonna miss you lots!
October 29, 2013
Orbit.
I wish the world could stop for while; something like the earth to stop spinning for a minute if possible.
I just want a moment to myself. For that moment to froze just for me.
Di luar, dunia yang berkabus, malap dan luas.
Berjuta-juta orang menghuninya, namun tidak sedesis suara yang aku terima. Di dalam, ruang yang tidak sebesar mana. Hanya larut dalam indahnya lirik lagu-lagu lama dari Elton John.
Yang ku dengar ketika ini hanya ketukan papan kekunci yang dipaksa-paksa.
Apa pengakhirannya di sini? Yang di luar dan di dalamku, semuanya sunyi.
October 28, 2013
kampung
I absolutely love the idea of going to natural places with your family. As a kid, I wouldn't really remember the fancy vacations that I had. I wouldn't remember how many stars a hotel that I stayed at. but I do cherish the little memories like spending time at my grandmas house, checking the old albums of she and late grandpa, getting rambutans and langsat from the trees, climbing up rambutan trees, being fascinated with bugs and squirrels.
I grew up as a city girl, but because I was very close to my grandparents, I was lucky to have a good share of experience with nature. The happiness that one can derive from such is really incomparable.
This is a list of things that I would like my family someday to experience with me:
1) fishing
2) growing up own vegies/ animals
3) camping at mudflats and harvesting own food to cook
4) visiting a dairy farm
5) BBQs by waterfalls
October 27, 2013
Random
Assalamualaikum.
1. Ni lah buku-buku untuk tahun 3. Tu pun tak complete lagi semua. Macam awesome gile kan! meh. Everything is still under control I guess. Walaupun tahap bebanan 1 lecture tu agak berat berbanding tahun sebelum nya, tapi IAllah I'll make it through. Positive, positive!
2. InsyaAllah bulan depan bakal masuklah dua orang housemate baru. Setelah sorang pindah Malaysia. Nak tau, salah seorang nya PREGNANT! Baru baru je lah lagi sebab baru bulan 9 lepas bernikah. YaAllah tak dapat nak imagine, how are we going to handle a pregnant woman in a house? Takut nanti makanan tak berkhasiat, yelah masak orang bujang. Rasa macam dalam igauan ngeri, nanti kau jadi macam protective gile kat member kau.
3. Dua tiga hari ni duit mengalir macam air. Terlalu banyak tarikan2 dunia yang menyebabkan diri terleka dan membeli belah. Hmmm. Nafsu nafsu
4. Dan kite ada bahan bacaan terbaru! Baca dua tiga page dah jatuh cinta. So in love with this book! Berkisarkan pengalaman hidup ustaz Hasrizal. Tersengih tengok ada nama familiar.Jiwa sensitif
5. Tadi ada orang lelaki random nak pinjam henfon masa tunggu tram. Kredit habis katanya. Pada sangkaan saya, dia ni 'orang kita' juga, maka saya pun pinjamkan. Saya bersangka baik, namun untuk memenuhi tuntutan usaha dan tawakal, saya pegang je pepper spray. Ye lah, henfon kot. Dan rupanya dia orang Indonesia.
Saya lebih gemar membahasakan mereka sebagai orang Indonesia, bukannya Indon seperti yang sering digunakan orang ramai. Pernah berborak dengan seorang wanita dari Jakarta dan beliau beritahu kami bahawa dia rasa agak terkilan bila dibahasakan Indon. Ini bukan hukum pun, cuma pendapat peribadi.
Panggillah orang dengan panggilan yang mereka sukai.
6. And...taking it a day at a time, we still thank Allah for another day of good foods, another day of masak laksa sarawak as requested by Syamimi. Nikmat Allah untuk orang-orang Alexandria. yums. Alhamdulillah.
1. Ni lah buku-buku untuk tahun 3. Tu pun tak complete lagi semua. Macam awesome gile kan! meh. Everything is still under control I guess. Walaupun tahap bebanan 1 lecture tu agak berat berbanding tahun sebelum nya, tapi IAllah I'll make it through. Positive, positive!
2. InsyaAllah bulan depan bakal masuklah dua orang housemate baru. Setelah sorang pindah Malaysia. Nak tau, salah seorang nya PREGNANT! Baru baru je lah lagi sebab baru bulan 9 lepas bernikah. YaAllah tak dapat nak imagine, how are we going to handle a pregnant woman in a house? Takut nanti makanan tak berkhasiat, yelah masak orang bujang. Rasa macam dalam igauan ngeri, nanti kau jadi macam protective gile kat member kau.
3. Dua tiga hari ni duit mengalir macam air. Terlalu banyak tarikan2 dunia yang menyebabkan diri terleka dan membeli belah. Hmmm. Nafsu nafsu
4. Dan kite ada bahan bacaan terbaru! Baca dua tiga page dah jatuh cinta. So in love with this book! Berkisarkan pengalaman hidup ustaz Hasrizal. Tersengih tengok ada nama familiar.
5. Tadi ada orang lelaki random nak pinjam henfon masa tunggu tram. Kredit habis katanya. Pada sangkaan saya, dia ni 'orang kita' juga, maka saya pun pinjamkan. Saya bersangka baik, namun untuk memenuhi tuntutan usaha dan tawakal, saya pegang je pepper spray. Ye lah, henfon kot. Dan rupanya dia orang Indonesia.
Saya lebih gemar membahasakan mereka sebagai orang Indonesia, bukannya Indon seperti yang sering digunakan orang ramai. Pernah berborak dengan seorang wanita dari Jakarta dan beliau beritahu kami bahawa dia rasa agak terkilan bila dibahasakan Indon. Ini bukan hukum pun, cuma pendapat peribadi.
Panggillah orang dengan panggilan yang mereka sukai.
6. And...taking it a day at a time, we still thank Allah for another day of good foods, another day of masak laksa sarawak as requested by Syamimi. Nikmat Allah untuk orang-orang Alexandria. yums. Alhamdulillah.
October 25, 2013
Peringatan
Peringatan
dari Ustaz Aa Gym, orang memuji kita pada hari ini hanya kerana Allah
telah menutup aib-aib kita dari pandangan mereka.
Jadi jangan mudah selesa dengan pujian manusia. At the end of the day, kita yang paling tahu kelemahan dan keburukan dalam diri kita.
Istighfar and improve.
Selamat malam.
Jadi jangan mudah selesa dengan pujian manusia. At the end of the day, kita yang paling tahu kelemahan dan keburukan dalam diri kita.
Istighfar and improve.
Selamat malam.
October 24, 2013
Motivasi
Assalamualaikum.
23 hari bulan Oktober. Hari ketiga sebagai seorang pelajar perubatan Tahun Tiga di Alexandria University. Aku dah rasa berat. Jujurnya. Aku di dalam persimpangan sama ada nak meneruskan kerja-kerja yang aku ada dalam PERUBATAN. Aku rasa macam nak drop off every benda atau jawatan yang aku pegang dalam PCI dan focus study. Tahun ni macam tahun kritikal. Aku dapat rasakan. Baru je tiga hari belajar aku rasa otak aku dah penat. Tak aku tak exaggerated.
Dan aku selalu ada doubt in myself. Selalu sangat ragu ragu akan kemampuan diri sendiri. Mampu ke. Mampu ke. Perkara ni sebenarnya bagi negative vibes dekat aku, aku dapat rasakan. Secara tak langsung, aku akan stress, emosi, tertekan dan sebagainya.
Dalam biografi Dr Muhaya yang aku beli bulan lepas banyak menyatakan, yang beliau Dr Muhaya ni selalu cakap think positive, think positive and be happy dalam apa jua musibah yang melanda.
Dalam biografi Dr Muhaya yang aku beli bulan lepas banyak menyatakan, yang beliau Dr Muhaya ni selalu cakap think positive, think positive and be happy dalam apa jua musibah yang melanda.
Part yang paling sentap sekali lah bila baca part anak Dr Muhaya sendiri mengaku yang dia dulu seorang pelajar yang sangat takut gagal. Sebab setiap kali exam mesti dapat markah cukup2 makan. Haaaa macam ni lah aku. Terasa sangat. Tapi dalam tahun ke 2 dan seterusnya, dia terus guna tips yang emak dia ajar.
Tips nya, 'minda sedar' percaya akan gambaran yang bermain dalam emosi kita. Apabila emosi dan fikiran hanya memikirkan yang positif, selalu la cakap dalam hati, "SAYA BOLEH, SAYA BOLEH, SAYA BOLEH". Perkara ini harus diulang-ulang, 'minda sedar' akan menolak akan menepis setiap kali perkara negatif datang. Apabila kesedaran untuk berjaya itu datang dari emosi/hati 'minda sedar' ini, kita akan belajar bersungguh-sungguh. Semangat belajar kian berkobar-kobar, kita akan lipatgandakan usaha kita.
Waahhh gitu dah macam gaya pakar motivasi dah aku.
Sebab itulah anak Dr Muhaya ni semenjak guna tips dr emak dia, dalam exam je, mesti melimpah ruah je jawapan yang dia tulis. Macam tak cukup kertas katanya. Haaa boleh la kot kita guna tips ni kawan2, lagi2 dengan diri sendiri ni yang sedia ada memang selalu ada doubt in herself. Hmmm
On the other side of notes, I love reading people's biografi sebenarnya atau this sort of motivational book. Dulu masa sekolah rendah/menengah memang favourite spot aku masa dekat Popular/MPH ialah sudut motivational. Dan aku akan beli. Mak memang tak larang. Dia akan galakkan. Aku memang suka tengok orang lain berjaya. Suka sangat. Aku jadi sangat terinspirasi, subhanallah. Tambahan kalau dapat baca kisah hidup mereka, aku akan lebih motivational.
Dulu zaman2 Amalina Che Bakri, yaAllah memang aku sangat sukaa tengok dia. I bought her motivational book, I watched her inspirational talk on Youtube. Aku kongsi kisah hidup dia dengan kawan2 aku, orang2 sekeliling aku. Idola katakan. Sampai kawan rapat aku dah bosan dengat nama dia dr aku. Ni sumpah tak tipu. Hahaha.
You name it lah, bukan Amalina je, Fatimah, Azlan, Nik Madihah, etc. Memang buku biografi dia orang, mana2 buku motivasi pelajar2 cemerlang PMR, SPM masih lagi tersusun rapi dalam rak buku bilik aku di Kuching. Ahhh rindunya rumah ;(
Akhir kalam, harapnya diri ni mampu lagi berjalan, berlari mengejar impian. Kuatkan diri ku yaAllah dan sesiapa yang membaca tulisan ini. Ameen
Selamat malam.
Oh maafkan lah orang sekeliling anda sebelum masuk tidur ye.
Wasalam.
Dulu zaman2 Amalina Che Bakri, yaAllah memang aku sangat sukaa tengok dia. I bought her motivational book, I watched her inspirational talk on Youtube. Aku kongsi kisah hidup dia dengan kawan2 aku, orang2 sekeliling aku. Idola katakan. Sampai kawan rapat aku dah bosan dengat nama dia dr aku. Ni sumpah tak tipu. Hahaha.
You name it lah, bukan Amalina je, Fatimah, Azlan, Nik Madihah, etc. Memang buku biografi dia orang, mana2 buku motivasi pelajar2 cemerlang PMR, SPM masih lagi tersusun rapi dalam rak buku bilik aku di Kuching. Ahhh rindunya rumah ;(
Akhir kalam, harapnya diri ni mampu lagi berjalan, berlari mengejar impian. Kuatkan diri ku yaAllah dan sesiapa yang membaca tulisan ini. Ameen
Selamat malam.
Oh maafkan lah orang sekeliling anda sebelum masuk tidur ye.
Wasalam.
October 21, 2013
Daisy
and if you don't
like me, as I do;
I understand.
because who would
really choose
a daisy, in a field
of roses?
- Julie Martinez
like me, as I do;
I understand.
because who would
really choose
a daisy, in a field
of roses?
- Julie Martinez
My Double S
1. Terkejut tengok kemajuan budak2 KMB/KMS sekarang ni. Siap buat AGM pergh. Dah macam tahap universiti dah. Yelah IB World School pulak. Makin banyak pulak aktiviti dorang, adik aku siap buat CAS kat Indon lagi. Eleh aku dulu buat kat Cambodia.Tapi aku takde la teruja sangat, just..kagum sikit.
2. Adik aku, Liyana message, meluahkan dilemma nya dalam memilih tempat belajar. Impian dia untuk ke London. Tapi hasutan rakan2 cakap kos sara hidup di London tinggi. Sebagai kakak, aku pun mintak lah nasihat member2 kat London. Tanyalah dengan senior2 Barts, kak Madi cakap "thats kinda true.mmg living cost tinggi compared to other places. tp tbh, cukup je if pandai berjimat, boleh shopping lg. i think better think of uni first. if the uni that she really wants to get into is in london then just go for it :))"
Aku harap dia boleh la buat keputusan yang betul. Tapi aku diam2 harap dia pilih dan dapat London la. Senang sikit aku nak melancong! hahah tu yang difikirnye.
3. Liyana hantar gambar dua orang little cousins yang duk JB masa dia pergi cuti raya haji tempoh hari. CUTE sangat I can't even.......!Yang sulung, Syafiqah. Yang second, Syakira. Siap mintak yana buat live update tweet lagi apa yang budak kecik dua tu buat. Layan...zassssss
HAHAHAHA gedik gile tau perkataan 'bercinta' kecik2. hahah cam nyampah tapi aku maafkan lagi laaa :D
2. Adik aku, Liyana message, meluahkan dilemma nya dalam memilih tempat belajar. Impian dia untuk ke London. Tapi hasutan rakan2 cakap kos sara hidup di London tinggi. Sebagai kakak, aku pun mintak lah nasihat member2 kat London. Tanyalah dengan senior2 Barts, kak Madi cakap "thats kinda true.mmg living cost tinggi compared to other places. tp tbh, cukup je if pandai berjimat, boleh shopping lg. i think better think of uni first. if the uni that she really wants to get into is in london then just go for it :))"
Aku harap dia boleh la buat keputusan yang betul. Tapi aku diam2 harap dia pilih dan dapat London la. Senang sikit aku nak melancong! hahah tu yang difikirnye.
3. Liyana hantar gambar dua orang little cousins yang duk JB masa dia pergi cuti raya haji tempoh hari. CUTE sangat I can't even.......!Yang sulung, Syafiqah. Yang second, Syakira. Siap mintak yana buat live update tweet lagi apa yang budak kecik dua tu buat. Layan...zassssss
HAHAHAHA gedik gile tau perkataan 'bercinta' kecik2. hahah cam nyampah tapi aku maafkan lagi laaa :D
Rindunyaaaa :')
Stanza Mahabbah
Assalamualaikum.
Perpindahan pelajar-pelajar Mesir untuk meneruskan pengajian ke Malaysia atau negara-negara lain sangat berleluasa ketika ini. Daripada 3 lecture satu batch aku kurang jadi 2 lecture. Aku rasa aku dah bukan dalam Section 5 dah. Sebelum ni section 5 ramai perempuan. Rasanya bila di anjak ni mungkin nama akan naik ke atas. Hmm..
Bab-bab ni, aku tak tau lah nak kata apa honestly nya lah. Aku takde hak nak judge keputusan yang korang buat, nak stay Alex atau pindah Malaysia. apa-apa juge keputusannya, sudah tentu it's the best for you and for all of us.
Pengalaman di Alex dan tahun2 yang seterusnya di Malaysia/India/etc aku percaya, mampu untuk melahirkan kalian sebagai seorang doktor yang hebat. IAllah. Have faith.
Untuk mereka yang pulang ke ardul kinanah, ahlan wasahlan ana titipkan..
Untuk mereka yang pergi bersama haluan tersendiri, hanya doa dan tiupan kasih yang mampu ana berikan..
Bak kata member batch, "yg penting usaha wlaupon d mana kita berada..jgn bawa budaya PONTENG itu ke tahun br kita..insyaallah.."
"Alexandrians - Ke Arah Menghapuskan Gelaran Doktor Gred C" by #TeamStayAlex
Two years with spectacular journey will come to an end..
Thanks for da laughter, for da memories and for the experience..
Uhibbukum fillah May we meet again Alexandrians Once a stanza mahabbah-ians always a stanza mahabbah-ians :')
Perpindahan pelajar-pelajar Mesir untuk meneruskan pengajian ke Malaysia atau negara-negara lain sangat berleluasa ketika ini. Daripada 3 lecture satu batch aku kurang jadi 2 lecture. Aku rasa aku dah bukan dalam Section 5 dah. Sebelum ni section 5 ramai perempuan. Rasanya bila di anjak ni mungkin nama akan naik ke atas. Hmm..
Bab-bab ni, aku tak tau lah nak kata apa honestly nya lah. Aku takde hak nak judge keputusan yang korang buat, nak stay Alex atau pindah Malaysia. apa-apa juge keputusannya, sudah tentu it's the best for you and for all of us.
Pengalaman di Alex dan tahun2 yang seterusnya di Malaysia/India/etc aku percaya, mampu untuk melahirkan kalian sebagai seorang doktor yang hebat. IAllah. Have faith.
Untuk mereka yang pulang ke ardul kinanah, ahlan wasahlan ana titipkan..
Untuk mereka yang pergi bersama haluan tersendiri, hanya doa dan tiupan kasih yang mampu ana berikan..
Bak kata member batch, "yg penting usaha wlaupon d mana kita berada..jgn bawa budaya PONTENG itu ke tahun br kita..insyaallah.."
"Alexandrians - Ke Arah Menghapuskan Gelaran Doktor Gred C" by #TeamStayAlex
Two years with spectacular journey will come to an end..
Thanks for da laughter, for da memories and for the experience..
Uhibbukum fillah May we meet again Alexandrians Once a stanza mahabbah-ians always a stanza mahabbah-ians :')
October 20, 2013
demam tak berapa nak demam
Kepala sangat berpusing malam semalam. Berputar dunia yang sfera ni. Sememangnya bumi berputar pada paksi. Mungkin sangat bertuahlah aku malam tadi dapat merasakan putaran tersebut secara nyata. Tengok cermin. Masyaallah. Kenapakah muka pucat? Macam tiada darah yang sampai ke muka.
Malam tadi sebiji Paracetamol ditelan sebab pening yang aku rasa memang dasyat. Aku dah start nak selesema. Bila baring macam berat semacam. Balut dengan saratoga pun tak mampu melegakan. Tekak aku rasa ditucuk dengan duri semalu. Aku rasa macam nak demam. Ootedah :/
Semput nafas aku dibuatnya. Ikutkan hati, aku rasa nak selam muka dalam air. Ikutkan hatilah. Tapi ikutkan kepala yang sangat waras berserta segumpal otak yang cukup sifat ni, gagahkan juga hati. Lepas makan pill, terus rebah atas katil. Lembik.
Tapi bila bangun pagi alhamdulillah ok je. Pening pun dah kurang. Selesema pun kurang. Sebenarnya aku tak suka sangat ambik pills ni. Dia macam bagi aku harapan. Eceh. Macam tak nak bergantung sangat. Takut menghasilkan toxicity dalam badan.
Sebab tu aku risau bila allergy aku datang menyerang. Gatal kat tangan mak aih, hanya Allah yang tahu. Sebab aku akan tend ambik anti-histamine. Dulu aku tak risau sangat, tapi bila mak dah bersuara, " Ni ambik ubat je, elok ke " bila dia tengok aku menelan pill allergy. haaaa disebabkan mak yang berkata sedemikian, dia macam affect kat aku sampai sekarang. Walaupun teguran dia macam biasa je kan, buat lek sudah tapi setiap kali ambik ubat sekarang, kata2 dia terngiang2. Mak, mak.
Pagi tadi ada perkara yang melucukan, bagi aku lah. Bila Ust Sofi update status pejabat mara mesir facebook page tu, wish exam kat budak2 uni kat mesir, termasuk lah nama JUST tahun akhir. Aku hanya mampu smirk. Ust Sofi dah tak main takat mesir sekarang, jordan pun dia masuk list.
Smirk lagi.
Kegilaan malam
Naik katil (ok takde katil, hanya tilam spring di atas lantai).
Tak nak tido.
Turun tilam, masuk dapur.
Bukak peti sejuk.
Mengantuk pulak.
Naik tilam balik. Eh. Tak nak tido.
Aku pon tak faham apa mata aku nak.
Dia nak kena tikam agaknya.
Mimi dah sampai tadi. Seronok! Housemate bakal menyusul sorang sorang yeay!
Kelas pun dah nak start 21hb ni.
Nasi lemak dan buat brownies sempena kedatangan Mimi. Aku tak tau lah gejala apa yang datang kat diri ni buat aku terlebih rajin di dapur dua tiga menjak ni. Kalau masak lauk, mesti dan wajib lah ada macam ala2 desert (kononnya). Maybe tak start class lagi so macam rajin over sikit.
Sebenarnya aku masih lagi mengalami headache dari petang tadi. Salah satu sebab nya ada dalam previous entry. Ini lah bermulanya tugasan TigerBalm kegemaran aku! Weeeee
Hmm..perlu ke cerita satu-satu benda yang happen kat kau dalam blog ni?
Aku rasa sebab dekat sini sahaja aku sangat berlaku jujur dengan diri aku. I can be so fake on twitter, instagram, u name it. But not here. Kat blog ni, dia ada nilai sentimental. Dekat blog ni, inilah diri aku. Luahan rasa aku.
Walaupon terlalu banyak perkara yang menyentap emosi, deeeeeep down inside, nothing can stop me. Semuanya ujian saja. Apalah bestnya hidup tanpa ujian. Barulah thrill. Dan err … sensasi. Huhuhu.
.notakaki: Lagu 'Anak Soleh' dari Rabani ni sedeh wooh :'(
Selamat malam
Tak nak tido.
Turun tilam, masuk dapur.
Bukak peti sejuk.
Mengantuk pulak.
Naik tilam balik. Eh. Tak nak tido.
Aku pon tak faham apa mata aku nak.
Dia nak kena tikam agaknya.
Mimi dah sampai tadi. Seronok! Housemate bakal menyusul sorang sorang yeay!
Kelas pun dah nak start 21hb ni.
Nasi lemak dan buat brownies sempena kedatangan Mimi. Aku tak tau lah gejala apa yang datang kat diri ni buat aku terlebih rajin di dapur dua tiga menjak ni. Kalau masak lauk, mesti dan wajib lah ada macam ala2 desert (kononnya). Maybe tak start class lagi so macam rajin over sikit.
Sebenarnya aku masih lagi mengalami headache dari petang tadi. Salah satu sebab nya ada dalam previous entry. Ini lah bermulanya tugasan TigerBalm kegemaran aku! Weeeee
Hmm..perlu ke cerita satu-satu benda yang happen kat kau dalam blog ni?
Aku rasa sebab dekat sini sahaja aku sangat berlaku jujur dengan diri aku. I can be so fake on twitter, instagram, u name it. But not here. Kat blog ni, dia ada nilai sentimental. Dekat blog ni, inilah diri aku. Luahan rasa aku.
Walaupon terlalu banyak perkara yang menyentap emosi, deeeeeep down inside, nothing can stop me. Semuanya ujian saja. Apalah bestnya hidup tanpa ujian. Barulah thrill. Dan err … sensasi. Huhuhu.
.notakaki: Lagu 'Anak Soleh' dari Rabani ni sedeh wooh :'(
Selamat malam
Sincerity
Stumbled upon something like "If you're sincere it'll last long" on the internet today. Can't really remember the exact sentence but I believe it is something like that.
That sentence is haunting me for the whole day today. It kinda distracting and finally now I'm heaving headache.
So if I like that person for this long time of period, can I claim that I am sincere in 'liking' that person? How can you be sincere when you never meet or talk in person with that guy? It's just like a fantasy that you build by your own because you just known him by virtual world.
Damn you blogger, damn you FB, etc!
Or is it just desire?
So, if it's desire, can it last this long?
I didn't fall for him because of his face..You might ask.
I don't know the solid reason to be honest. Maybe because of his words? Caliberity?
Stop it lah. Maybe he's just another stranger. Another one that might just pass by and be gone.
So let's just sleep.
.notakaki: English dah berkarat.
That sentence is haunting me for the whole day today. It kinda distracting and finally now I'm heaving headache.
So if I like that person for this long time of period, can I claim that I am sincere in 'liking' that person? How can you be sincere when you never meet or talk in person with that guy? It's just like a fantasy that you build by your own because you just known him by virtual world.
Damn you blogger, damn you FB, etc!
Or is it just desire?
So, if it's desire, can it last this long?
I didn't fall for him because of his face..You might ask.
I don't know the solid reason to be honest. Maybe because of his words? Caliberity?
Stop it lah. Maybe he's just another stranger. Another one that might just pass by and be gone.
So let's just sleep.
.notakaki: English dah berkarat.
October 19, 2013
Hari nafsu
Sebab hari ni macam hari nak balas dendam sebab seminggu tak sentuh nasi.
Pagi pagi dah aku turun dapur buat masak nasik lemak + carrot cake , tengah hari terbuat baked potato w cheesy topping (ilham instavideo kokping). Sebab aku rasa takde sorang pun nak g dapur sebab masing-masing penat. haha
Hmmm TERBAEK laah hari ni!
Alhamdulillah.
Sebenarnya tengah meliar surf recipe for left over sekarang hahaha
Subscribe to:
Posts (Atom)






















